Minggu, 31 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Siti Zuraidah Tegaskan Kota Salatiga Negatif Virus Corona

Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga menyampaikan Kota Hati Beriman untuk sementara tidak ditemukan pasien yang terjangkit virus Novel Corona.

Tayang:
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Kepala DKK Kota Salatiga Siti Zuraidah saat memberikan keterangan dalam jumpa pers di Ruang Asisten II, Setda Kota Salatiga, Rabu (29/1/2020). TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga menyampaikan Kota Hati Beriman untuk sementara tidak ditemukan pasien yang terjangkit virus Novel Corona.

Kepala DKK Kota Salatiga Siti Zuraidah mengatakan adanya pemberitaan mengenai seorang warga Salatiga berobat lantaran diduga terjangkit virus Corona tidaklah benar.

"Jadi yang terjadi bukan warga Salatiga.

Kemarin itu pasien akademisi beliau sedang studi S3 di Wuhan.

Terungkap Sosok Pimpinan Tertinggi Sunda Empire, Ternyata Seorang Perempuan, Ini Penampilannya

RSUP Kariadi Semarang Tangani Pasien Terindikasi Suspect Corona, Datang Sendiri Bukan Hasil Rujukan

Kedekatan Duda Dory Harsa Penabuh Gendang Didi Kempot dengan Nella Kharisma yang Masih Bersuami

28 Kucing Mati Mendadak di Karanganyar, Disebut Terserang Virus Distemper

Kemudian lagi liburan ke Salatiga karena ada keluhan pilek terus berkonsultasi ke RSUD Salatiga," terangnya kepada Tribunjateng.com, dalam jumpa pers di Ruang Asisten II, Setda Kota Salatiga, Rabu (29/1/2020)

Menurut Zuraidah, dari identitas paspor yang dimiliki pasien tersebut berdomisili di Yogjakarta.

Selanjutnya, atas saran petugas medis RSUD Salatiga pasien dengan keluhan influenza itu dirujuk ke RSUP Dr Kariadi Semarang dan hasilnya negatif Corona.

Ia menambahkan, apabila nanti ditemukan warga Salatiga positif terjangkit virus Corona Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga melalui DKK Salatiga telah berkomunikasi dengan sejumlah rumah sakit di Jateng diantaranya RS Moewardi, RS Kariadi, dan RS Tidar Magelang sebagai tempat rujukan.

"Kami juga akan menerbitkan surat edaran, dalam 1x24 jam kepada OPD khususnya pelayanan kesehatan.

Isinya supaya petugas saat melakukan pemeriksaan pasien dengan keluhan batuk pilek agar diperiksa lebih detail, misalnya ditanyai pernah ke Wuhan dan seterusnya," katanya

Dikatakannya, masing-masing Puskesmas di Salatiga secara khusus juga telah dihimbau mengawasi kasus dengan gejala influenza disertai batuk dan pilek apabila terjadi peningkatan melalui unit masing-masing.

Siti Zuraidah menegaskan, pihaknya melalui jajaran sendiri telah membentuk tim gerak cepat untuk mengantisipasi berbagai macam kasus, kemudian tim surveilance berjejaring dengan puskesmas dan rumah sakit.

"Jadi apabila ditemukan pasien dengan penyakit tertentu dan telah berada pada level waspada dipastikan segera diketahui.

Jadi kami tidak hanya fokus pada virus Corona saja," ujarnya

Kepala DKK Salatiga menyatakan virus Corona merupakan penyakit mutasi yang ditemukan pada hewan dan penularan paling banyak melalui udara.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved