Siti Zuraidah Tegaskan Kota Salatiga Negatif Virus Corona
Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga menyampaikan Kota Hati Beriman untuk sementara tidak ditemukan pasien yang terjangkit virus Novel Corona.
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga menyampaikan Kota Hati Beriman untuk sementara tidak ditemukan pasien yang terjangkit virus Novel Corona.
Kepala DKK Kota Salatiga Siti Zuraidah mengatakan adanya pemberitaan mengenai seorang warga Salatiga berobat lantaran diduga terjangkit virus Corona tidaklah benar.
"Jadi yang terjadi bukan warga Salatiga.
Kemarin itu pasien akademisi beliau sedang studi S3 di Wuhan.
• Terungkap Sosok Pimpinan Tertinggi Sunda Empire, Ternyata Seorang Perempuan, Ini Penampilannya
• RSUP Kariadi Semarang Tangani Pasien Terindikasi Suspect Corona, Datang Sendiri Bukan Hasil Rujukan
• Kedekatan Duda Dory Harsa Penabuh Gendang Didi Kempot dengan Nella Kharisma yang Masih Bersuami
• 28 Kucing Mati Mendadak di Karanganyar, Disebut Terserang Virus Distemper
Kemudian lagi liburan ke Salatiga karena ada keluhan pilek terus berkonsultasi ke RSUD Salatiga," terangnya kepada Tribunjateng.com, dalam jumpa pers di Ruang Asisten II, Setda Kota Salatiga, Rabu (29/1/2020)
Menurut Zuraidah, dari identitas paspor yang dimiliki pasien tersebut berdomisili di Yogjakarta.
Selanjutnya, atas saran petugas medis RSUD Salatiga pasien dengan keluhan influenza itu dirujuk ke RSUP Dr Kariadi Semarang dan hasilnya negatif Corona.
Ia menambahkan, apabila nanti ditemukan warga Salatiga positif terjangkit virus Corona Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga melalui DKK Salatiga telah berkomunikasi dengan sejumlah rumah sakit di Jateng diantaranya RS Moewardi, RS Kariadi, dan RS Tidar Magelang sebagai tempat rujukan.
"Kami juga akan menerbitkan surat edaran, dalam 1x24 jam kepada OPD khususnya pelayanan kesehatan.
Isinya supaya petugas saat melakukan pemeriksaan pasien dengan keluhan batuk pilek agar diperiksa lebih detail, misalnya ditanyai pernah ke Wuhan dan seterusnya," katanya
Dikatakannya, masing-masing Puskesmas di Salatiga secara khusus juga telah dihimbau mengawasi kasus dengan gejala influenza disertai batuk dan pilek apabila terjadi peningkatan melalui unit masing-masing.
Siti Zuraidah menegaskan, pihaknya melalui jajaran sendiri telah membentuk tim gerak cepat untuk mengantisipasi berbagai macam kasus, kemudian tim surveilance berjejaring dengan puskesmas dan rumah sakit.
"Jadi apabila ditemukan pasien dengan penyakit tertentu dan telah berada pada level waspada dipastikan segera diketahui.
Jadi kami tidak hanya fokus pada virus Corona saja," ujarnya
Kepala DKK Salatiga menyatakan virus Corona merupakan penyakit mutasi yang ditemukan pada hewan dan penularan paling banyak melalui udara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kepala-dkk-kota-salatiga-siti-zuraidah-saat-memberikan-keterangan-dalam.jpg)