Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Apple Tutup Semua Kantor dan Ritel di China Daratan Gara-gara Virus Corona

Apple Inc akhirnya ikut menutup semua kantor perusahaan dan ritel resminya di China daratan hingga 9 Februari 2020 mendatang sejak diumumkan Sabtu

Editor: m nur huda
Wicaksono Surya Hidayat/ KOMPAS.com
ILUSTRASI - Logo Apple di salah satu sisi gedung toko barunya 

TRIBUNJATENG.COM, BEIJING - Apple Inc akhirnya ikut menutup semua kantor perusahaan dan ritel resminya di China daratan hingga 9 Februari 2020 mendatang sejak diumumkan Sabtu (1/2/2020) ini.

Dilansir Tribunjateng.com dari Kompas.com yang mengutip dari Reuters, penutupan toko produsen ponsel ternama itu, tak lain karena meningkatnya wabah virus corona seusai Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan virus corona merupakan virus darurat global.

Jumlah kematian pun meningkat lebih dari 2 kali lipat menjadi lebih dari 250 orang.

Terkenang saat di Persib Bandung, Jonathan Bauman Sudah Tak Sabar Rasakan Dukungan Aremania

Kisah Haru Balita Terjangkit Virus Corona di Ruang Isolasi Minta Dipeluk, Sang Ayah hanya Menangis

Ada Penolakan dari Warga, Pemerintah Tetap Karantina WNI dari Wuhan China di Natuna

4 Mahasiswa di China Asal Jateng Tiba di Tanah Air Hari Ini, Akan Diperiksa di RSUD Margono

"Karena kehati-hatian dan berdasarkan saran terbaru dari para ahli kesehatan terkemuka, kami menutup semua kantor perusahaan, toko, dan contact center kami di daratan Cina hingga 9 Februari," kata Apple.

Apple berharap bisa membuka tokonya sesegera mungkin.

Sementara pekan ini, Apple telah menutup 3 tokonya di China.

Sebelumnya beberapa perusahaan global menghentikan sementara operasi mereka di China.

Seperti Starbucks, McDonald's, KFC, Pizza Hut, dan Ikea.

Beberapa perusahaan juga meminta karyawannya di China untuk bekerja dari dalam rumah dan menghentikan perjalanan bisnis sebisa mungkin hingga minggu pertama Februari.

Sementara Apple, tetap bergantung pada China baik untuk penjualan ponsel pintarnya maupun rantai pasokan dan manufakturnya.

Banyak pabrik di provinsi Hubei, termasuk pabrik yang dijalankan oleh AB InBev dan General Motors Co, untuk sementara waktu menangguhkan produksi karena virus.

CEO Apple Tim Cook pun mengaku perusahaan tengah mengerjakan rencana mitigasi untuk menangani kemungkinan kerugian produksi dari pemasoknya di Wuhan, sebagai kota sentral penyebaran virus corona.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dampak Virus Corona, Giliran Apple Tutup Kantor dan Ritel di China "

Penghina Wali Kota Surabaya Risma Telah Ditangkap, Polisi Masih Periksa Intensif

7 Tahanan Kabur Seusai Keroyok Polisi Jaga, Satu Tewas Ditembak

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved