Heboh Virus Corona Pacu Tingginya Pembatalan Kamar Hotel di Indonesia, Ini Data Lengkapnya
Dampak wabah virus corona mulai dirasakan pelaku usaha di industri pariwisata, khususnya bisnis hotel dan restoran dalam negeri.
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Dampak wabah virus corona mulai dirasakan pelaku usaha di industri pariwisata, khususnya bisnis hotel dan restoran dalam negeri.
Rainier H Daulay, Wakil Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), mengatakan, dampak wabah virus corona telah membuat turis dari negara lain enggan bepergian.
"Dalam dua minggu terakhir, terjadi angka pembatalan pesanan (booking) kamar cukup signifikan dari turis asal Timur Tengah, Australia, hingga Eropa," ujar pemilik Hotel Radhana Kuta dan Oasis Sanur itu, kepada Kontan, Selasa (4/2).
Menilik musimnya, menurut dia, saat ini industri perhotelan memang sedang memasuki masa low season.
Tetapi, biasanya turis mancanegara melakukan pemesanan ke Bali untuk bulan depan atau masa high season pada periode ini.
Namun, sejak pemberitaan corona menyebar, pihaknya menerima banyak pembatalan kamar.
• Kabar Terakhir Pembangunan Pasar Pagi Kaliwungu setelah Terbakar, Ini Info Lengkapnya
• Tim Gabungan Polda dan ESDM Gerebek Tambang Ilegal, Penambang Kocar-kacir, Amankan ekskavator & Truk
• Kapan Nia Ramadhani Terakhir Makan Nasi Telur? Jawabannya Bikin Jessica Iskandar Ngakak
• Nikita Mirzani Bongkar Rekaman Mantan Suami Diduga Hina Polisi, Ini Kelanjutannya
Rainier tidak membeberkan angkanya secara akurat, tetapi sebagai gambaran, dalam dua hari terakhir, pesanan kamar menyusut menjadi 20 pesanan dari 100 pesanan.
Tak hanya itu, pihaknya bahkan tidak bisa memprediksi sampai kapan efek virus corona akan menjalar, sehingga potensi kerugian diprediksi akan sangat besar.
"Satu hal yang bisa diusahakan sekarang adalah menarik turis domestik.
Mau tidak mau, maskapai penerbangan perlu menurunkan biaya tiket pesawat, pihak pengelola bandara juga harus membantu mengurangi beban maskapai dengan diskon.
Lagi pula, banyak pesawat menganggur sejak penerbangan dari dan ke China ditutup kan," katanya.
Dari sisi bisnis, Rainier menuturkan, pihaknya akan banyak melakukan efisiensi dari operasional hotelnya di Bali jika efek virus corona memakan waktu semakin lama.
Tetapi di saat yang sama, pihaknya akan terus berusaha menjaring turis domestik.
Ia juga berharap setidaknya pemerintah dapat menyaring pemberitaan virus corona dengan lebih bijak di media massa.
Sebab, penggambaran di media atas perlakuan warga Indonesia yang didatangkan dari China ke Indonesia, mampu menambah ketakutan warga untuk bepergian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kamar-hotel-obama-di-yogyakarta_20180425_231907.jpg)