Kabar Terakhir Pembangunan Pasar Pagi Kaliwungu setelah Terbakar, Ini Info Lengkapnya
Kepala Dinas Perdagangan Kendal Subaedi janjikan semua pedagang lama bakal terakomodir di Pasar Pagi Kaliwungu yang masih dikerjakan.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL -- Kepala Dinas Perdagangan Kendal Subaedi janjikan semua pedagang lama bakal terakomodir di Pasar Pagi Kaliwungu yang masih dikerjakan.
Pembangunan pasar yang menelan dana Rp 34,678 miliar itu ditargetkan rampung Mei mendatang.
Subaedi mengatakan, akhir Februari mendatang, pihaknya bakal mengumpulkan paguyuban pedagang di pasar tersebut untuk sosialisasi.
"Hingga hari ini, belum ada penambahan atau pengurangan pedagang.
Dan kami pastikan, semua pedagang yang sebelumnya berjualan di dalam pasar, akan masuk di bangunan baru pasar," kata Subaedi di Kendal, Rabu (5/2).
• Heboh Virus Corona Pacu Tingginya Pembatalan Kamar Hotel di Indonesia, Ini Data Lengkapnya
• Tim Gabungan Polda dan ESDM Gerebek Tambang Ilegal, Penambang Kocar-kacir, Amankan ekskavator & Truk
• Wawancara Eksklusif : Bupati Natuna Minta Dokter dari Jakarta ke Natuna, Ini Alasannya
• Berita Lengkap: Seorang TKW Asal Indonesia Positif Corona, Inilah Kondisinya Saat Ini
Menurut Subaedi, proses penetapan lokasi pedagang nantinya dilakukan lewat sistem rembuk rukun antar pedagang didampingi dinas dan pengelola pasar.
Namun, pihaknya juga memiliki opsi cadangan berupa sistem penentuan berdasarkan zonasi.
"Opsi kedua merupakan jalan terakhir manakala mereka alot dalam penentuan. Kalau itu terjadi, mau gak mau, mereka harus terima keputusan penempatan dari dinas yang mengutamakan pedagang sudah berizin," terangnya.
Tak hanya jaminan tempat, Subaedi juga memastikan, pedagang tak akan ditarik retribusi ulang selain biaya kebersihan.
Ditanya tentang pedagang musiman yang belum memiliki izin, Subaedi mengatakan, pihaknya berencana menempatkan mereka dalam kategori khusus.
"Yang sudah lama di situ dan berizin, akan dapat jatah sesuai. Yang sudah lama tapi tidak ada izin, semisal pedagang musiman, kami kasih tempat tertentu," katanya.
"Yang jelas, kami harapkan, pasar ini bisa lebih rapi dan bersih.
Managemen pengelolaan harus lebih bagus. Nah, untuk pedagang luar pasar di pinggiran jalan, bisa juga masuk kalau nanti ada tempat sisa agar jalan di depannya lancar," imbuhnya.
Sementara, Ketua Tim Teknis DED (Detail Engineering Design) Pembangunan Pasar Pagi Kaliwungu DPUR Kendal, Sugiyono, mengatakan, pembangunan Pasar Pagi Kaliwungu ditangani langsung Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pembangunan ulang pasar ini dilakukan setelah pasar terbakar pada Juli 2017.
Menurut Sugiyono, hingga kemarin, pembangunan ulang pasar sudah mencapai 40 persen. Pihaknya pun bakal mengebut pembangunan lantaran dari 16 bulan tenggat waktu yang diberikan, tersisa empat bulan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/para-pekerja-sedang-merenovasi-pasar-pagi-kaliwungu-yang-ditargetkan-rampung.jpg)