Berita Regional
Jatim Hari Ini : Ningsih Tinampi Didatangi Polisi-Risma Maafkan Zikria Dzatil
Ada sejumlah berita dari Jawa Timur yang hari ini mencuri perhatian banyak pembaca.
Penulis: galih permadi | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM - Ada sejumlah berita dari Jawa Timur yang hari ini mencuri perhatian banyak pembaca.
Mulai dari Ningsih Tinampi didatangi pihak lintas dinas termasuk Polda Jatim hingga Walikota Surabaya, Tri Rismaharini memaafkan penghinanya, Zikria Dzatil.
Berikut rangkuman beritanya:
• BERITA LENGKAP PSIS Semarang Hari Ini : Cuma 30 Hari, Dragan! Hingga Tunggu David dan Jonathan
• Kisah Dokter Zaki Penemu Virus Corona Dipecat dari RS : Saya Pernah Ingatkan Ini Virus yang Serius
• Dulu Dibuang-buang karena Hanya Dianggap Makanan Ular, Kini Porang Laku Keras di Pasar Ekspor
• Ekonomi China Goyah Imbas Wabah Virus Corona, Indonesia Bisa Kena Getahnya
Ningsih Tinampi Didatangi Lintas Dinas
Ningsih Tinampi harus berurusan dengan polisi hingga pegawai lintas dinas Pemprov Jawa Timur dan Pemkab Pasuruan.
Tempat pengobatan alternatif berbasis spiritual Ningsih Tinampi didatangi lintas dinas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan, Rabu (5/2/2020) pagi.
Lintas Dinas yang berkunjung ke tempat Ningsih Tinampi di antaranya adalah Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur, Kejati, Polda Jawa Timur.
Sedangkan dari Pemkab Pasuruan ada dari Kejari Kabupaten Pasuruan, Polres Pasuruan, Dinkes Kabupaten Pasuruan, Satpol PP Kabupaten Pasuruan, dan lainnya.
Kunjungan ini dalam rangka pembinaan terhadap Ningsih Tinampi.
Badan Koodinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat(Bakorpakem) Kabupaten Pasuruan, akan melakukan pengawasan akan aktivitas pengobatan alternatif Ningsi Tinampi di Dusun Lebaksari, Desa Karangjati, Kabupaten Pasuruan
Kepala Kajaksaan (Kajari) Kabupaten Pasuruan, Ramdanu Dwiyantoro menjelaskan, tim gabungan ini akan selalu melakukan pengawasan terhadap pengobatan alternatif Ningsih ini
Ia menyebut, pihaknya lebih mengawasi hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk urusan medis, tetap ranahnya ada di Dinas Kesehatan yang membidanginya.
Ramdanu mengaku pihaknya bersama tim Pakem hanya sebatas mensinkronkan saja.
"Nantinya Tim Pakem mengumpulkan data dari menganalisa, untuk tetap mencipatkan situasi kondusif sekaligus mengantisipasi kejadian yang tidak diiinginkan," bebernya.
Ia menyebut, keberadaannya hanya sebagai pengawas aliran kepercayaan dan bukan pada penindakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pengobatan-tradisional-ningsih-tinampi-yang-viral-di-beberapa-media-sosial.jpg)