Bersepeda, Wali Kota Hendi Tak Segan Semprot Warga yang Buang Sampah Sembarangan
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) masih menyayangkan kurang bersihnya sejumlah tempat-tempat di kota yang dipimpinnya, terutama di permukiman
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) masih menyayangkan kurang bersihnya sejumlah tempat-tempat di kota yang dipimpinnya, terutama di permukiman dan tempat umum.
Hal itu terlihat ketika ia melakukan jalan sehat dan berdialog dengan warga di sejumlah kelurahan.
Orang nomor wahid di Kota Semarang tersebut juga sempat beberapa kali berkeliling menggunakan sepeda dan mengecek kebersihan lingkungan.
• Ini Alasan Nengmas Antarkan Suami Poligami hingga Siapkan Mas Kawin dan Kebutuhan Akad Nikah
• Tragedi Tewasnya Sopir Grab Kudus, Sempat Berpapasan dengan Istri di Malam Terakhir
• Anak WNI Eks ISIS Menangis Ingin Pulang, Ngaku Pernah Melihat Pembantaian Manusia di Jalanan
• Ammar Zoni Sewot Soal Nama Kontaknya di HP Istri, Irish Bella: Salah Sendiri Nikahin Orang Belgia!
Satu di antaranya saat berkeliling Kota Semarang pada Selasa (4/2/2020) lalu.
“Yang saya soroti saat bersepeda yaitu soal kebersihan,” ujar Hendi kepada Tribunjateng.com.
Hendi sempat memberhentikan sepedanya di wilayah Semarang Tengah saat menemui tempat-tempat yang sampahnya berserakan.
“Kok masih ada sampah-sampah dan daun-daun kering di pekarangan dan tepi jalan tidak dibersihkan,” ungkapnya.
Beberapa waktu lalu, Hendi juga tak segan-segan menegur warganya yang terlihat kurang peduli dengan lingkungannya.
“Masih banyak sampah, Bapak, Ibu,” ungkap Hendi ketika berdialog bersama ratusan warga di Plamongan Sari, Pedurungan, Selasa (21/1/2020) lalu.
Di tempat dan waktu terpisah, pria yang juga menjabat sebagai ketua DPC PDI Perjuangan itu juga mempersoalkan kebersihan di wilayah Pandansari, Semarang Tengah pada Selasa (4/2/2020) lalu.
Seorang warga di Pandansari, Agung Suharso, dalam dialognya bersama Hendi menyampaikan bahwa ia merasa wilayahnya cukup kotor.
“Di sini masih kotor Pak, apalagi di sini dekat dengan kawasan Kota Lama, tempat wisata yang banyak dikunjungi orang,” ujarnya.
Sependapat, Hendi pun langsung menanggapinya dengan memerintahkan Camat, Lurah dan pejabat dinas terkait untuk menambah estetika wilayah itu.
“Wilayah ini paling seksi karena posisinya di tengah Kota Semarang dan ibu kotanya Kota Semarang.
Aktivitas sosial, ekonomi dan budaya banyak yang ada di Semarang Tengah,” ungkap Hendi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/wali-kota-semarang-hendrar-prihadi-hendi-bersama-pegawai-pemkot-semarang.jpg)