Berita Regional
Kisah Rina Rismayanti Dianggap Hilang dan Meninggal 5 Tahun Lalu, Ternyata Masih Hidup di Medan
Kisah Rina Rismayanti Dianggap Hilang dan Meninggal 5 Tahun Lalu, Ternyata Masih Hidup di Medan.
TRIBUNJATENG.COM, TASIKMALAYA - Kisah Rina Rismayanti Dianggap Hilang dan Meninggal 5 Tahun Lalu, Ternyata Masih Hidup di Medan.
Melihat kondisi seperti itu, Nurganda merasa anaknya bukan korban human trafficking.
Nurganda (60), ayah kandung Rina Rismayanti (26), mengatakan anaknya menghilang selama sekitar lima tahun kemungkinan bukan karena jadi korban human trafficking atau perdagangan orang.
• Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Sumardi Meninggal Saat Dengarkan Khotbah Sholat Jumat
• Cerita Mistis di Balik Penemuan Mayat Siswa SD di Banjarnegara, Suara Anak Kecil & Bau Jadi Petunjuk
• Ayahnya Tinggalkan Keluarga Demi Jennifer Dunn, Ini Doa Shafa Harris Untuk Faisal Harris
• Heboh Telur Asin Diduga Palsu di Banyumas, Pedagang: Rasanya Getir dan Berwarna Hitam Kecoklatan
"Anak saya memang suka pergi-pergi begitu saja tanpa pamit. Ia memiliki penyakit di bagian otak. Pada 2015, ketika saya mau solat subuh Rina sudah tidak ada di rumah, tidak terlalu terkejut," kata Nurganda saat ditemui di kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tasikmalaya, Jumat (7/2/2020).
Rina minggat begitu saja saat Nurganda terlelap tidur.
"Cuma yang tidak habis pikir, dia bisa sampai berada di Medan," ujarnya.
Seperti diketahui, setelah Rina menghilang selama lima tahun, Nurganda bahkan sempat menggelar tahlilan.
Ia menganggap Rina sudah meninggal tapi ternyata anaknya itu berada di Medan, Sumut.
Yang pertama kali menemukan Rina adalah tetangga Nurganda yang tengah berada di Medan. Ia menemukan Rina di sebuah panti sosial.
"Sepulang dari Medan, tetangga lantas memberi tahu saya, Rina ada di sana," ujarnya.
Nurganda mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang turut andil membantu kepulangan Rina dari Medan ke Tasikmalaya.
"Terutama kepada bapak dan ibu di Dinsos Kota Tasik," katanya.
Hingga Jumat siang Rina masih berada di kantor Dinsos di komplek Bale Kota Tasikmalaya, Jalan Letnan Harun.
Petugas Dinsos masih menunggu sampai Rina tenang untuk diajak berbicara, untuk mengetahui perjalanan hidupnya selama lima tahun.
"Hal itu penting, untuk mengetahui apakah ia pernah menjadi korban kejahatan atau tidak. Kalau pernah, nanti kasusnya akan diserahkan ke polisi untuk ditindaklanjuti," ujar seorang petugas Dinsos. (*)