Berita Semarang
Sampah Plastik Cemari Sungai Panjang Ambarawa, Makin Terlihat Bila Hujan Deras
Sungai Panjang yang melewati Desa Bejalen, Ambarawa, Kabupaten Semarang, tercemar sampah plastik, Minggu (9/2/2020).
Penulis: akbar hari mukti | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Sungai Panjang yang melewati Desa Bejalen, Ambarawa, Kabupaten Semarang, tercemar sampah plastik, Minggu (9/2/2020).
Tercemarnya sampah plastik di sungai itu diketahui sejak Jumat (7/2/2020), akibat intensitas hujan tinggi di Kabupaten Semarang.
Koko Kembar, warga Desa Bejalen berkata, sampah-sampah plastik yang mengotori Sungai Panjang disebabkan oleh masyarakat di daerah hulu yang gemar membuang sampah di sungai.
"Daerah hulu ini dari Bandungan dan Ambarawa Kota. Kiriman sampah ini dari hulu sampai di sini, menuju ke Rawa Pening," jelasnya kepada Tribunjateng.com, Minggu (9/2/2020).
• Heboh Facebook Pekalongan, Dua Bocah Tunggangi Motor Plat Merah, Tanpa Gunakan Helm
• Persik Kendal Vs PSIS Semarang - Dua Gol Bunuh Diri Antar Kemenangan Anak Asuh Dragan Djukanovic
• Pria Asal Boja Kendal Ditemukan Tewas di Semarang, Keluarga: Asam Lambung Korban Sering Kambuh
• Gagal Menangkan Tantangan, Eks Pemain Persib Bandung Ini Tetap Berikan Rp 7 Juta
Ia mengatakan, warga sejak Sabtu (8/2/2020) secara swadaya membersihkan sampah plastik di sungai tersebut.
Utamanya yang menempel di tanggul-tanggul sungai.
Sementara untuk sampah yang terus mengikuti aliran Sungai Panjang, karena keterbatasan alat, tidak ikut terambil.
"Sampahnya banyak sekali, dan paling banyak sampah plastik di samping bongkahan kayu dan lain-lain," jelasnya.
Meski sebagian besar sudah dibersihkan, menurutnya hingga saat ini sampah-sampah plastik masih ada di tanggul sungai menunggu dibersihkan.
"Kami secara swadaya dengan kesadaran langsung mengambil sampah-sampah tersebut agar sungai bersih," jelasnya.
Koko mengatakan, warga desanya sebenarnya telah menggalakkan untuk tidak buang sampah sembarangan.
Namun hal tersebut sia-sia jika daerah lain tidak memiliki kesadaran yang sama.
"Sampah-sampah kiriman ini tidak satu atau dua kali terjadi."
"Namun di setiap hujan intensitas tinggi terjadi dan volume air Sungai Panjang besar, sampah juga ikut aliran sungai," paparnya.
• Sambil Menunggu Penumpang, Nurul Sopir Angkot Mandikan Bilqis di Toilet Terminal Mangkang Semarang
• Resmikan Merchandise Store, Hasil Jual Jersey untuk Operasional Tim Persekat Tegal
Koko mengatakan, sebenarnya Kades Bejalen, Nowo Sugiarto telah mengusulkan ke Pemkab Semarang melalui DLH Kabupaten Semarang untuk memasang jaring-jaring sampah di aliran sungai yang menuju ke Rawa Pening.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sampah-plastik-cemari-sungai-panjang-ambarawa.jpg)