Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pati

Hujan 2 Jam, Belasan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang di Kabupaten Pati

Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi di Desa Wateshaji, Kecamatan Pucakwangi, Selasa (11/2/2020) sejak pukul 14.45 hingga 16.45 WIB

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: muh radlis

TRIBUNJATENG.COM, PATI – Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi di Desa Wateshaji, Kecamatan Pucakwangi, Selasa (11/2/2020) sejak pukul 14.45 hingga 16.45 WIB mengakibatkan rusaknya puluhan rumah warga dan tumbangnya ratusan pohon jati milik warga maupun milik Perhutani KPH Gabus.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetya menuturkan, hujan lebat disertai angin kencang dan petir yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut juga mengakibatkan instalasi kabel listrik PLN mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang.

“Sehingga sampai saat ini aliran listrik di Desa Wateshaji padam,” imbuh dia.

Alhamdulillah, Baim Wong Akhirnya Bertemu Nurul Sopir Angkot Semarang Viral : The Power +62

Baim Wong Lunasi Utang Nurul Sopir Angkot di RSUP Kariadi: Almarhumah Bisa Tenang Sekarang

Impian Nurul Sopir Angkot Viral Terwujud, Akhirnya Bertemu Walikota Hendi: Insya Allah Saya Jalankan

9 Preman Eks Terminal Terboyo Semarang Diciduk Polisi

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Namun, puluhan warga mengalami kerugian material karena rumah mereka mengalami rusak ringan, atap genteng mereka berhamburan terbawa angin.

Di RT 1 RW 2, jumlah rumah yang rusak ialah 17 unit.

Sementara, di RT 3 RW 1, rumah yang rusak 20 unit, termasuk bangunan TK Tunas Harapan.

Akibatnya, total kerugian yang dialami warga ditaksir sekira Rp 75 juta.

Saat ini, personel TNI-Polri bersama unsur pemerintah kecamatan dan warga setempat masih bergotong-royong membersihkan jalan yang aksesnya terganggu akibat pohon tumbang.

“Besok pagi akan dilaksanakan kegiatan perbaikan kerusakan atap rumah.

Warga, personel BPBD, Muspika, dan relawan akan dilibatkan,” ucap Martinus. (Mazka Hauzan Naufal)

OJK Masih Kalkulasi Kerugian Perbankan karena Dampak Virus Corona

58 Kelurahan di Kota Semarang Masuk Kategori Siaga Bencana

Zulfirman Ingin Ada Inovasi di Setiap JPO di Kota Semarang yang Dapat Memudahkan Masyarakat

Aktivasi Jalur Kereta Api Lama Jadi Alternatif Pengiriman Logistik Via Darat

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved