Berita Semarang

Satpol PP Kota Semarang Minta Maaf, Pembangunan Gerai Starbucks Museum Mandala Bhakti Bisa Dilanjut

Pelepasan stiker dilakukan setelah pihak pengelola kawasan kuliner Museum Mandala Bhakti bertemu dengan Satpol PP Kota Semarang, Kamis (13/2/2020).

TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Saat petugas Satpol PP Kota Semarang menempel peringatan pelanggaran di gedung yang tengah dibangun di Museum Mandala Bhakti Semarang, Rabu (12/2/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Stiker peringatan pelanggaran pembangunan gedung Starbucks di Museum Mandala Bhakti dilepas petugas Satpol PP Kota Semarang.

Pelepasan stiker ini dilakukan setelah pihak pengelola kawasan kuliner Museum Mandala Bhakti bertemu dengan Satpol PP Kota Semarang, Kamis (13/2/2020).

Direktur Rajawali Global Utama, Utami Dewi mengatakan, pihaknya sudah memproses izin sejak Desember 2019.

"Izin tidak  ada masalah, cuma miskomunikasi saja. Kebetulan saya laporkan berkas pembuatan izin, tetapi tidak sampai ke atasan," ujar Uthe, sapaannya.

BREAKING NEWS: Tak Diberi Rokok, Dua Remaja Tusuk Sopir Truk di Teluk Penyu Cilacap

Helikopter MI-17 Hilang Kontak Ditemukan, Ayah Serda Dita Ilham Kembali Teteskan Air Mata

Begini Reaksi Ariel NOAH Saat Ditanya Kapan Nikah: Gue Bukan Kaya Orang yang Belum Pernah Menikah

Dia menyebutkan, Keterangan Rencana Kota (KRK) sudah terbit.

Pihaknya menunggu proses Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Sembari menunggu izin, pihaknya mulai melakukan pembangunan.

Lantaran gedung yang akan menjadi gerai Starbucks tersebut berada di dekat bangunan cagar budaya, yakni Museum Mandala Bhakti, Uthe pun tidak sembarangan dalam membangun.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kodam IV Diponegoro selaku pemilik bangunan.

Desain yang dirancang menyesuaikan bangunan cagar budaya atas persetujuan Kodam.

Halaman
1234
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved