Kuliner Tegal
Pedas Manis Segar Rujak Teplak Yu Pesek, Kuliner Sehat Khas Tegal
Berkunjung ke Tegal terasa kurang lengkap jika belum menikmati salah satu kuliner legendarisnya, rujak teplak.
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI – Berkunjung ke Tegal terasa kurang lengkap jika belum menikmati salah satu kuliner legendarisnya, rujak teplak.
Rujak teplak kuliner yang memiliki citarasa pedas, manis, dan segar ini banyak dijumpai di berbagai pasar di Kabupaten Tegal dan Kota Tegal.
Salah satu yang menyediakan sajian ini adalah Rujak Teplak Yu Pesek yang populer bagi masyarakat Slawi.
• Dipo Latief Pernah Kunci Azka di Kamar Mandi, Nikita Mirzani: Cara Dia Ngajarin Anak Itu Danger
• Rachel Vennya Naik Pitam saat Wulan Russell Tuding Niko Al Hakim Selingkuh: Hatiku Hancur
• Nikahi Warga Cilacap, Bule Belanda Ini Nafkahi Istri dengan Jualan Kebab di Teluk Penyu
• Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Warga Surabaya Tewas dalam Kecelakaan Bus Vs Truk di Tol Ungaran
Apakah rujak teplak itu?
"Rujak teplak berbeda dengan rujak pada umumnya.
Satu yang membedakan ialah sambalnya.
Sambal rujak teplak memiliki tekstur padat, tidak terlalu lembek.
Saat sambal dituang ke isian rujak ini akan memberi kesan 'plak plak', suara tumpahannya, sehingga disebut rujak teplak," terang Yu Pesek kepada Tribunjateng.com, Kamis, (6/02/20).
Isian rujak teplak adalah berbagai jenis sayuran yang sudah direbus, dijamin sehat.
Ada kangkung, daun ubi, bunga turi, pare, kacang panjang, ceriwis, toge, kubis, kol, dan jantung pisang.
Tidak cuma satu, ada dua jenis sambal makanan ini.
Pertama, sambal dengan bumbu kacang yang memiliki rasa pedas.
Kemudian sambal yang tidak terlalu pedas yang terbuat dari singkong yang ditumbuk halus.
Berbagai macam isian rujak yang telah dicampur dalam satu wadah kemudian diberi topping sambal.
Yu Pesek, warga Desa Trayeman, Kecamatan Slawi, ini mengaku sudah berjualan rujak teplak sejak puluhan tahun yang lalu.