Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Bocah Yatim Piatu Curi Kotak Amal Masjid Demi Bisa Makan Kini Tinggal Bersama Keluarga Nur Kholis

Bocah yatim piatu berinisial PR (15) kini ditampung keluarga Nur Kholis di Blancir Raya.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Idayatul Rohmah
Bocah yatim piatu PR duduk di samping Nur Kholis, seorang ketua RT di jalan Blancir Raya, Jumat (21/2/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bocah yatim piatu berinisial PR (15) kini ditampung keluarga Nur Kholis di Blancir Raya. 

Saat ditemui tribunjateng.com di kediaman Nur Kholis (47), Jumat (21/2/2020) pagi, PR tampak sudah mulai melakukan aktivitas di rumah tersebut.

PR yang tampak berpenampilan rapi dengan kemeja kotak-kotak dan celana jeans tersebut terlihat malu-malu saat hendak melahap sarapannya.

Bocah pencuri kotak amal masjid di Pedurungan diamankan warga setempat.
Bocah pencuri kotak amal masjid di Pedurungan diamankan warga setempat. (istimewa)

Sembilan Pemain Timnas Indonesia Dipulangkan Shin Tae-yong, Paling Banyak Asal Bali United

Pengantin di Kudus Ini Kaget Seusai Ijab Kabul, Tamu Tak Diundang Bubarkan Resepsi Pernikahannya

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Kecelakaan Mobil Vs Truk di Tol Kertosono-Nganjuk, 1 Orang Tewas

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Dua Warga Meninggal dalam Banjir Pekalongan, Sama-sama Terpeleset

Bocah yatim piatu PR duduk di samping Nur Kholis, seorang ketua RT di jalan Blancir Raya, Jumat (21/2/2020).
Bocah yatim piatu PR duduk di samping Nur Kholis, seorang ketua RT di jalan Blancir Raya, Jumat (21/2/2020). (Tribun Jateng/ Idayatul Rohmah)

Sesekali, ia tersenyum dan mengangguk saat ditanya.

"Dia (PR) memang belum banyak bicara, belum penyesuaian karena baru," ujar Nur Kholis.

Dijelaskan Nur Kholis, PR ikut dengannya sejak Kamis (20/2/2020) siang.

Saat itu, kata dia, seusai diamankan dari Polsek Pedurungan, PR sempat kembali ke tribun lapangan sepak bola Pedurungan Kidul.

PR kembali melakukan aktivitasnya dan tidur di tempat itu.

"Awalnya saya mendapat informasi soal itu."

"Kok sepertinya saya pernah lihat anak ini, saya kemudian menyusul ke sana. Ada Babinsa dan MIK Semar juga."

"Ternyata benar, saya pernah lihat anak itu," ungkapnya.

Diakuinya Nur Kholis, anak tersebut sebelumnya sempat berada di dekat rumahnya.

Ia tampak memerhatikan Nur Kholis saat bekerja mengangkati batu bata.

Nur Kholis yang mengaku prihatin dengan anak itu merasa PR ingin ke rumahnya.

"PR memang bukan warga RT saya."

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved