Berita Semarang
Peternakan Babi Pabelan Resmi Ditutup Permanen, Sesuai Rekomendasi DPRD Kabupaten Semarang
Perda Kabupaten Semarang Nomor 2 Tahun 2016, peternakan babi di Kabupaten Semarang hanya di Kecamatan Getasan.
Penulis: akbar hari mukti | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Penutupan peternakan babi yang menyalahi aturan di Kabupaten Semarang mulai dilakukan.
Hal tersebut sesuai Perda Kabupaten Semarang Nomor 2 Tahun 2016 terkait Peternakan dan Kesehatan Hewan.
"Peternakan babi di Kecamatan Pabelan, dari rekomendasi DPRD memang harus ditutup."
"Artinya tak bisa dikembangkan kembali," jelas Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Semarang, Valeanto Soekendro, Jumat (21/2/2020) sore.
• Gebrakan Baru Malaysia, Dua Wasit Perempuan Warnai Liga Malaysia Musim Ini
• Sembilan Pemain Timnas Indonesia Dipulangkan Shin Tae-yong, Paling Banyak Asal Bali United
• Bahasa Indonesia Makin Mendunia, Digunakan Klub Kasta Kedua Spanyol Sapa Penggemar
Kepada Tribunjateng.com, dia mengatakan, salah satu pelanggaran yang ada di peternakan tersebut ialah terkait tata ruang.
Selain itu, menurutnya juga telah dijelaskan di Perda Kabupaten Semarang Nomor 2 Tahun 2016, peternakan babi di Kabupaten Semarang hanya di Kecamatan Getasan.
"Jadi final, ditutup," katanya.
Di Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang pun menurutnya saat ini terdapat beberapa peternakan.
Selain babi, menurutnya juga ada peternakan ayam dan sapi.
"Kalau di Kabupaten Semarang, seharusnya yang boleh menjadi peternakan babi hanya di Getasan.
Artinya di tempat lain tidak boleh."
"Juga tak ada lagi penambahan di situ," jelasnya.
Senada, Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Pangan Kabupaten Semarang, Wigati Sunu menambahkan, saat ini khusus peternakan babi di Getasan ada 16 peternakan.
• Peringatan BMKG: Tiga Hari Hujan Lebat Guyur Jawa Tengah, Daerah Ini Perlu Waspada
• Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Dua Warga Meninggal dalam Banjir Pekalongan, Sama-sama Terpeleset
• Dapat Info Persipura di Yogyakarta, PSIS Semarang Kirim Utusan, Nonton Laga Lawan PSS Sleman
Peternakan itu terus dicek secara berkala terkait jumlah babi, dan juga instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
Juga termasuk pengecekan kesehatan babi oleh OPD terkait, apakah memiliki penyakit atau tidak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/valeanto-soekendro-kabupaten-semarang.jpg)