SMA Negeri 1 Pangkah Terbakar, Disdik Jateng Turunkan Tim: Siswa Diliburkan
SMA Negeri 1 Pangkah Kabupaten Tegal terbakar, Kamis (27/2/2020). Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah menurunkan tim
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, PANGKAH -- SMA Negeri 1 Pangkah Kabupaten Tegal terbakar, Kamis (27/2/2020).
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah menurunkan tim untuk melihat langsung kondisi sejumlah ruangan yang hangus dilalap si jago merah.
"Tim sedang perjalanan ke Pangkah," kata Kepala Disdikbud Jateng, Jumeri saat dihubungi.
Informasi awal yang dia terima, ada dua ruangan yang terbakar.
Dugaan sementara penyebab kebakaran karena korsleting listrik.
Oleh karena itu, proses belajar mengajar di sekolah negeri tersebut diliburkan untuk keperluan pemeriksaan dan pemulihan pasca-kebakaran dan sebagainya.
"Untuk konsolidasi, sekolah diliburkan," terangnya.
• BREAKING NEWS : SMAN 1 Pangkah Tegal Terbakar, Adi Gagal Padamkan Api
• Video Viral Guru Wanita dan Siswi SMA Cekcok dan Lempar Sandal, Ini Kronologinya
• FOKUS : Menutupi Kasus Corona
Seperti diketahui, kebakaran bangunan SMA N 1 Pangkah terjadi pada Kamis pagi sekitar pukul 05.30 WIB.
Ruangan yang terbakar antara lain ruang guru dan kepala sekolah.
Sebelumnya diberitakan telah terjadi kebakaran di SMAN 1 Pangkah, Slawi, Kabupaten Tegal pada Kamis Pagi (27/2/2020) diperkirakan sekitar pukul 05.30 WIB.
Adapun material yang terbakar yaitu gudang penyimpanan berkas, ruang kepala sekolah, ruang guru, dan pendopo depan SMA.
Saat Tribunjateng.com sampai di lokasi, api sudah berhasil dipadamkan dengan bantuan tiga mobil pemadam kebakaran.
Saksi mata yang sekaligus petugas kebersihan di SMAN 1 Pangkah, Adi Arif mengatakan, pada saat Ia sedang tidur, di dapur pukul 05.30 WIB terdengar suara percikan api, kemudian dia keluar melihat atap ruang gudang berkas terdapat api.
Saksi Adi langsung berusaha untuk memadamkan api, namun usahanya gagal karena api malah semakin besar.
"Saya berusaha untuk memadamkan api, tetapi api semakin membesar dan menjalar ke berkas-berkas hingga ke ruang kepala sekolah.
Selanjutnya saya mengabari penjaga malam di Sekolah untuk memanggil Damkar, dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pangkah," jelas Adi, pada Tribunjateng.com, Kamis (27/2).
Setelah mendapatkan laporan terkait kejadian kebakaran di SMA N 1 Pangkah, Anggota damkar dan Satgas PB sekitar pukul 06.00 WIB langsung menuju kelokasi kejadian untuk melakukan penanganan.
Adapun menurut informasi, listrik di SMA 1 Pangkah sering mengalami masalah dan sekitar 1 bulan yang lalu sudah diperbaiki oleh PLN.
Sementara kejadian kebakaran diduga karena korsleting listrik dan karena adanya berkas-berkas buku sehingga api mudah membesar.
Sampai saat ini pihak sekolah belum bisa memberikan statement terkait berapa jumlah kerugian yang diakibatkan dari kejadian kebakaran tersebut.(mam/dta)