Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Smartfren Cluster V Targetkan Jumlah Pelanggan Aktif Naik Dua Kali Lipat

PT Smartfren Telecom, Tbk menargetkan jumlah pelanggan aktif di wilayah eks karesidenan Pati mencapai 1,2 juta pada 2020 ini.

Penulis: raka f pujangga | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Raka F Pujangga
Sejumlah anggota Smartfren Community Kudus tengah menjajal kekuatan sinyal kuat Smartfren, di Upnormal, Kabupaten Kudus, Selasa (25/2/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - PT Smartfren Telecom, Tbk menargetkan jumlah pelanggan aktif di wilayah eks karesidenan Pati mencapai 1,2 juta pada 2020 ini.

Area Sales Manager Smartfren Cluster V, Dino Arianto Wibowo mengatakan, jumlah pelanggan Smartfren yang aktif saat ini sebanyak 600 ribu pelanggan.

‎Jumlah itu tersebar di wilayah eks karesidenan Pati yang meliputi area Kabupaten Kudus, Pati, Jepara, Rembang, dan Blora.

Saya Lihat 5 Pejalan Kaki Menyeberang Lalu Hilang, Kata Sopir Truk Kecelakaan di Banyumanik

Siswi SMA Pekalongan Bunuh Diri, Polisi Tak Menyangka Hal Sepele Bisa Buat Remaja Itu Nekat

Remaja Kudus Pelaku Bullying Ketakutan, Tak Masuk Sekolah dan Kabur dari Rumah Seusai Video Tersebar

Remaja Klaten Melakukan Seks dengan Jok Motor Berhias Pakaian Dalam Wanita Curian, Digrebek Warga

Sejumlah anggota Smartfren Community Kudus tengah menjajal kekuatan sinyal kuat Smartfren, di Upnormal, Kabupaten Kudus, Selasa (25/2/2020).
Area Sales Manager Smartfren Cluster V, Dino Arianto Wibowo ?memberikan sambutan saat peluncuran Smartfren Community Kudus di Upnormal, Kabupaten Kudus, Selasa (25/2/2020) (Tribun Jateng/ Raka F Pujangga)
Sejumlah anggota Smartfren Community Kudus tengah menjajal kekuatan sinyal kuat Smartfren, di Upnormal, Kabupaten Kudus, Selasa (25/2/2020).
Sejumlah anggota Smartfren Community Kudus tengah menjajal kekuatan sinyal kuat Smartfren, di Upnormal, Kabupaten Kudus, Selasa (25/2/2020). (Tribun Jateng/ Raka F Pujangga)

"Sebenarnya total pelanggannya ada sekitar 900 ribuan, tapi yang aktif hanya 600 ribuan pelanggan," ujar dia, saat ditemui di sela-sela peluncuran Smartfren Community, Selasa (25/2/2020).

‎Dari jumlah tersebut, pelanggan Smartfren yang terbesar berada di wilayah Jepara dan Pati yang total keduanya mencapai 60 persen.

Sedangkan jumlah pelanggan di wilayah Kabupaten Kudus hanya sekitar 20 persen dari total pelanggan di wilayah eks karesidenan Pati.

"Kudus memang penggunanya tidak sebanyak Jepara dan Pati yang secara jumlah hampir imbang," jelas dia.

Keberadaan Smartfren Community diharapkan dapat membantu peningkatan jumlah pelanggan di wilayahnya.

Rencananya, pihaknya juga akan membentuk Smartfren Community di Jepara berikutnya setelah peluncurannya di Kabupaten Kudus.

"Rekan-rekan dari komunitas di Kudus juga akan memberikan rekomendasi siapa orang-orang yang akan mengelola Smartfren‎ Community di Jepara nantinya," jelas dia.

Penambahan jumlah pelanggan itu juga tidak membuatnya lupa untuk menyiapkan infrastruktur agar pengguna dapat memperoleh sinyal yang kuat.

‎Rencananya pada tahun ini, dia akan menambah sedikitnya sekitar 100 lebih base transceiver station (BTS) di wilayah eks karesidenan Pati.

Satu di antaranya, pihaknya akan menyiapkan jaringan sinyal di wilayah kepulauan Karimunjawa.

"Dari wilayah saya ini, yang belum tersentuh memang hanya Karimunjawa, rencananya tahun ini kami masuk ke sana," jelas dia.

Sedangkan BTS yang lainnya akan dibangun untuk memperkuat sinyal yang ada di wilayah perkotaan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved