Wabah Virus Corona
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Segera Buat Surat Edaran Ajak Siswa Cuci Tangan
Langkah pencegahan penularan virus corona dilakukan Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang.
Penulis: akbar hari mukti | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Langkah pencegahan penularan virus corona dilakukan Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang.
Disdikbudpora langsung membuat surat edaran, mengajak siswa mengaplikasikan hidup sehat bagi para siswanya.
Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang, Sukaton Purtomo mengatakan, pengaplikasian hidup sehat ada beberapa hal.
Di antaranya cuci tangan sebelum dan sesudah melakukan kegiatan belajar mengajar (kbm) baik di dalam maupun di luar sekolah.
Kemudian juga memakan makanan sehat yang tersedia di masing-masing kantin sehat di sekolah.
"Surat edaran langsung kami sebar siang ini di sekolah-sekolah terutama SD dan SMP di Kabupaten Semarang," jelas Sukaton ditemui di kantornya, Selasa (3/3/2020).
Sebelum menyebar surat edaran tersebut, Sukaton mengaku pihaknya terlebih dahulu berkoordinasi dengan Dinkes Kabupaten Semarang. Menurutnya surat edaran itu ditanggapi positif oleh Dinkes.
Sukaton mengatakan sebelumnya pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinkes Kabupaten Semarang dalam membuat surat edaran ke sekolah terkait imbauan penggunaan masker bagi seluruh siswa dan guru sekolah.
Tetapi, Dinkes menentang surat edaran imbauan penggunaan masker bagi seluruh siswa di Kabupaten Semarang.
"Sebab hal tersebut dapat menyebabkan keresahan bagi para siswa dan orangtua siswa, itu menjadi pertimbangan Disdikbudpora dan juga Dinkes Kabupaten Semarang," paparnya.
Sukaton mengatakan siang ini pihaknya langsung menyebar surat edaran itu ke 455 SD negeri, 40 SD swasta, 51 SMP negeri, dan 51 SMP swasta di Kabupaten Semarang.
"Sekolah-sekolah itu khusus yang menjadi kewenangan Disdikbudpora Kabupaten Semarang," kata Sukaton.
Ia menambahkan pola hidup sehat telah pihaknya sosialisasilan ke sekolah-sekolah di Kabupaten Semarang. Misalnya cuci tangan menggunakan sabun.
"Saat ini setiap sekolah di Kabupaten Semarang memiliki wastafel memadai, dan juga paling tidak ada satu kantin yang merupakan kantin sehat," jelasnya. (Ahm)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kepala-disdikbudpora-kabupaten-semarang-sukaton-purtomo-ditemui-di-kantornya.jpg)