Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Slawi

Bupati Tegal : Era Milenial Guru Dituntut Tingkatkan Kompetensi

Di era milenial sekarang ini seorang guru harus lebih aktif dan dituntut meningkatkan kompetensinya sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan

Istimewa
Bupati Tegal, Umi Azizah, dan Ketua Pengurus PGRI Provinsi Jawa Tengah, Muhdi, saat menghadiri acara Konferensi Kabupaten PGRI Tegal Masa Bakti XXII Tahun 2020, di Gedung PGRI Kabupaten Tegal pada Sabtu (7/3). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Di era milenial sekarang ini seorang guru harus lebih aktif dan dituntut meningkatkan kompetensinya sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Tegal, Umi Azizah, saat acara Konferensi Kabupaten PGRI Tegal Masa Bakti XXII Tahun 2020, di Gedung PGRI Kabupaten Tegal pada Sabtu (7/3).

Umi menyadari bahwa peran guru sekarang ini lebih sulit dibandingkan tahun sebelumnya. Seiring berjalannya waktu, kini murid mengandalkan mesin pencarian Google untuk mencari informasi, menambah wawasan dan bertanya.

Kehadiran internet, perangkat teknologi infromasi dan artifical intelligence telah mendistrupsi sebagian peran guru.

Sehingga guru harus dapat mengembangkan sumber lain untuk memperkaya materi yang diajarkan, dimana teknologi digital dapat digunakan sebagai alat bantu proses pembelajaran.

Kisah Pedih Seorang Ayah dari Bocah 6 Tahun yang Dibunuh Anak SMP, Inilah Permintaannya pada Polisi

Jadwal Samsat Keliling Kabupaten Tegal Hari Ini, Senin 9 Maret 2020 Ada di Empat Lokasi

BURUAN HARI INI McD Bagikan 1.000 Sarapan Gratis hingga Jam 11.30 di Seluruh Outlet!

Mau Tahu Daftar Ponsel Pintar Terlaris di Dunia? Di Amerika, Eropa hingga Kawasan Asia Pasifik

"Harus ada inovasi dan strategi dari guru agar pembelajarannya lebih kreatif dan inovatif," ujar Umi, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Sabtu (7/3).

Dituntutnya guru supaya lebih inovatif, karena Umi memandang guru adalah garda terdepan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul. Guru bukan hanya sumber ilmu pengetahuan, melainkan juga jembatan ilmu bagi murid-muridnya.

Selain mengajar, lanjut Umi, guru juga harus harus dapat menanamkan akhlak mulia, menangkal nilai-nilai buruk dari modernisasi dan globalisasi.

Sejalan dengan itu, cara guru mengajar sekarang pun dituntut menjadi lebih fleksibel, lebih kreatif, menarik dan menyenangkan.

"Karena memang pada prinsipnya anak merupakan peniru ulung dari apa yang dikatakan, dikerjakan dan dilakukan guru ataupun orang tua," tuturnya.

Umi juga menyampaikan bahwa mengacu ide Mendikbud tentang guru yang mampu mewujudkan kemerdekaan belajar dan guru penggerak.

Maka, yang diperlukan adalah pelatihan guru yang "membebaskan" dan sekaligus memotivasi agar para guru lebih aktif dan lebih fleksibel.

Tidak kalah penting, Umi juga menitip pesan kepada guru untuk mengajarkan nilai-nilai kebaikan universal, nilai-nilai kemanusiaan yang tidak dapat dilakukan oleh teknologi.

"Jadilah teladan dan panutan akan nilai kesederhanaan, kesantunan, dan kesabaran," pesan Umi.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Pengurus PGRI Provinsi Jawa Tengah, Muhdi, juga berharap guru di Indonesia bukan hanya di Jawa Tengah dan Kabupaten Tegal dapat meningkatkan kompetensinya, dan mengajar sesuai perkembangan zaman.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved