Berita Semarang
Tanah Bergerak, Rumah dan Akses Jalan di Perumahan Graha Ariabima Ungaran Rusak
Tanah Bergerak, Rumah dan Akses Jalan di Perumahan Graha Ariabima Ungaran Rusak
Penulis: akbar hari mukti | Editor: muslimah
"Malam tadi langsung kemas-kemas dan menempati rumah di blok E," jelasnya.
Wahyudi tak sendiri, warga lainnya, Agung Wibowo, memaparkan ada dua keluarga terdampak yang harus mengungsi.
Rumah mereka tak lagi aman ditinggali setelah terkena bencana tanah bergerak.
"Satu lagi keluarga Sandi yang mengungsi ke Kota Semarang," paparnya.
Agung menjelaskan, sebenarnya bencana tanah bergerak di kawasan tersebut tak sekali terjadi.
Dua tahun lalu, tanah bergerak juga pernah merusak rumah dan akses jalan di perumahan itu.
"Hanya saja tidak separah tanah bergerak tadi malam," paparnya.
Ia menuturkan ada total 9 rumah di perumahan tersebut yang terkena dampak tanah bergerak.
Di antaranya semua rumah di blok D, ditambah dua rumah di blok E.
"Rusak parah ada tiga rumah, hampir ambruk.
Langsung tadi malam mereka pindahan karena bahaya sekali kalau ditinggali."
"Karena awal mulanya plafon dulu yang berjatuhan sebelum tembok retak, sehingga pemilik rumah langsung mengungsi," jelas Agung.
Menurutnya pembangunan tol Ungaran di belakang perumahannya juga turut memperburuk keadaan.
Sebab jalan di belakang perumahan tersebut digunakan untuk akses kendaraan dan alat berat pengerjaan proyek.
"Kami sudah mengajukan keluhan ke pemerintah desa setempat.