Berita Video
Video Tim DVI Forensik Polda Jateng Bongkar Makam Korban Gantung Diri
Keluaga di Kendal Temukan Sejumlah Kejanggalan Ini, Tim DVI Forensik Polda Jateng Bongkar Makam Nur
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Berikut ini video Tim DVI Forensik Polda Jateng bongkar makam korban gantung diri.
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Forensik Polda Jawa melakukan pembongkaran makam Nur Haniyatun Maghfiroh (27) korban gantung diri pada awal Februari lalu.
Didampingi Reskrim Polres Kendal, Reskrim Polsek Gemuh, dan juga keluarga korban, makam Nur Haniyatun di pemakaman Maklumat belakang Masjid Nahdlatul Ulama Baitul Muttaqien Desa Pucangrejo Kecamatan Gemuh Kendal dibongkar dan dilanjutkan autopsi.
Pembongkaran tersebut atas laporan dari pihak keluarga korban kepada Polsek Gemuh yang mendapati beberapa kejanggalan atas kematian mantan Tenaga Kerja Wanita (TKW) tersebut.
KBO Reskrim Polres Kendal, Iptu AM Tohari, menjelaskan sebelumnya keluarga korban melakukan laporan atas beberapa temuan yang janggal mengenai kematian Nur.
Proses pembongkaran makam korban bunuh diri yang oleh Tim DVI Forensik Polda Jateng di pemakaman umum Desa Pucangrejo Kecamatan Gemuh Kendal, Senin (9/3/2020). (Tribun Jateng/Saiful Ma'sum)
Pihaknya mendampingi tim DVI Forensik Polda Jateng membongkar makam dan melakukan sejumlah pemeriksaan (autopsi) baik luar maupun dalam jenazah.
Pembongkaran dimulai pukul 09.00 dan selesai disucikan serta dimakamkan kembali pada pukul 12.30.
Sejumlah pemeriksaan autopsi secara prosedural sudah dilaksanakan dengan melibatkan 1 dokter spesialis dibantu belasan tenaga forensik lain.
"Ini permintaan keluarga korban karena menurut keluarga korban ada hal yang tidak wajar dan minta (jenazah) untuk diautopsi," terang Iptu Tohari, Senin (9/3/2020) usai kegiatan.
Adapun hasilnya, pihaknya menunggu laporan dari DVI Forensik Polda Jateng dengan sekiranya 1 minggu ke depan.
Selain itu, pihaknya melalui unit Reskrim Polsek Gemuh telah melakukan pemeriksaan 8 saksi yang terlibat dalam keseharian korban.
"Sebelumnya korban dikabarkan gantung diri. Sudah ada pemeriksaan 8 saksi oleh penyidik Polsek Gemuh.
Namun hasil keterangan saat ini belum ada yang mengarah ke tersangka," ujarnya.
Ayah korban, Abdul Somad (50), mengatakan saat kematian putrinya, Jumat (7/2/2020) pihaknya tak sempat melihat putrinya yang dikabarkan melakukan gantung diri.
Saat itu, Somad sedang bekerja di luar desa sejak pukul 05.00.