Berita Regional

Reaksi NF Siswi SMP Bunuh Lalu Simpan Mayat APA di Lemari Seusai Bertemu Dokter Kejiwaan Riana

Resmi diisolasi, pelaku pembunuhan bocah 6 tahun berinisial APA, NF (15) menjalani pemeriksaan kejiwaan oleh dokter.

Editor: galih permadi
kolase Youtube dan TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kepala tim dokter jiwa forensik RS Polri Kramat Jati Henny Riana saat memberi keterangan, Senin (9/3/2020) 

TRIBUNJATENG.COM - Reaksi NF Siswi SMP Bunuh Lalu Simpan Mayat APA di Lemari Seusai Bertemu Dokter Kejiwaan Riana.

Resmi diisolasi, pelaku pembunuhan bocah 6 tahun berinisial APA, NF (15) menjalani pemeriksaan kejiwaan oleh dokter.

Bertemu secara langsung dengan siswi SMP pelaku pembunuhan, pihak dokter pun mengurai analisanya.

Gagal Rampok Mobil, Begal Jerat Leher Driver Grab Boyolali Pakai Kabel USB dan Tusuk Perut Sisi Kiri

Kisah Misi Super Rahasia Soeharto di Israel, Semua Identitas Prajurit Dibuang ke Laut Singapura

Kartono Ayah APA Bocah Dibunuh Siswi SMP Mayat Disimpan di Lemari : Saya Ingin Polisi Bergerak Cepat

Psikolog Poppy Amalia Analisis Arti Coretan Siswi SMP Bunuh dan Simpan Mayat APA di Lemari : Lemah

Pun dengan bagaimana respon pelaku saat kejiwaannya diperiksa oleh tim ahli dari kepolisian.

Diwartakan sebelumnya, kasus pembunuhan yang dilakukan siswi SMP terhadap bocah 6 tahun menggegerkan publik.

Peristiwa keji tersebut terjadi di wilayah Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto mengatakan, cara yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban terbilang sadis.

Pelaku, NF tega menenggelambakan korban di bak mandi hingga tewas.

Pelaku pun langsung mengikat korban berinisial APA dan menyembunyikannya di dalam lemari pakaian di kamarnya.

Kasus pembunuhan oleh siswi SMP ini pun kini tengah diproses pihak kepolisian Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Proses hukum yang tengah dijalani oleh pelaku sampai pada tahap pemeriksaan kejiwaan.

Kemarin, Senin (9/3/2020), NF diperiksa kejiwaannya oleh tim dokter.

Dilansir dari TribunJakarta.com, pemeriksaan tak hanya dilakukan lewat cara bertanya kepada NF, tapi juga ke orang tua, anggota keluarga, dan orang terdekat.

Yakni tergantung pada gejala apa yang hendak dipastikan dokter psikiatri jiwa forensik RS Polri Kramat Jati terhadap NF.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved