Breaking News:

Berita Sragen

Beli Honda Jazz Cash tapi Mobil Malah Ditarik Debt Collector, Ihsan Lapor ke Polsek Gemolong Sragen

"Korban kaget saat mobil yang baru dibelinya secara tunai justru ditarik debt Collector, karena dia merasa lunas

Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Kapolsek Gemolong AKP I Ketut Putra dan tersangka penipuan mobil kreditan Honda Jazz bernopol B 1700 PKE 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Aris Diyanto (41) warga Desa Depok, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan terancam tinggal di bui selama empat tahun.

Aris telah melakukan tindak pidana penipuan.

Pelaku menjual sebuah mobil Honda Jazz dengan nopol B 1700 PKE yang masih dalam masa kredit kepada Muhammad Ihsan Suharto (53) warga Kelurahan Gemolong.

Meski belum lunas pelaku mengatakan pada korban bahwa mobil tersebut sudah lunas.

Dengan harga kesepakatan, korban membeli mobil seharga Rp 115 juta.

Transaksi tersebut berawal ketika korban hendak membeli mobil dan mencari informasi.

Hingga pada Jumat (1/2/2020) korban bertemu dengan tersangka dan menawari mobil tersebut.

"Awalnya meyakinkan korban bahwa surat mobil lengkap. Hanya saja untuk BPKB masih di BPR dan dijanjikan dalam dua pekan sudah bisa diambil," kata Kapolsek Gemolong AKP I Ketut Putra, Rabu (11/3/2020).

Sang korban membayar uang DP senilai Rp 10 juta dan selanjutnya membayar Rp 97,5 juta, sementara sisa Rp 7,5 juta diberikan setelah BPKB diserahkan.

Mobil pun diserahkan kepada korban, hingga beberapa hari pelaku justru menghilang tidak bisa dihubungi.

Halaman
12
Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved