Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wabah Virus Corona

Stok Masker Menipis, Kapolres Semarang Minta Masyarakat Tak Khawatir

Kapolres pun menuturkan, pihaknya belum menemukan indikasi adanya penimbunan masker di Kabupaten Semarang

Penulis: akbar hari mukti | Editor: muslimah
Tribun Jateng/Akbar Hari Murti
Kapolres Semarang AKBP Gatot Hendro Hartono saat berada di Universitas Ngudi Waluyo, Kabupaten Semarang, Kamis (12/3/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Kapolres Semarang AKBP Gatot Hendro Hartono meminta masyarakat untuk tak khawatir meski stok masker di Kabupaten Semarang menipis. Pengecekan stok masker terus dilakukan oleh Polres Semarang khususnya di Kabupaten Semarang.

"Untuk masker, hingga sekarang Polres Semarang sudah beberapa kali melakukan pengecekan," jelasnya ditemui di Universitas Ngudi Waluyo, Kabupaten Semarang, Kamis (12/3/2020).

AKBP Gatot menjelaskan, pengecekan stok masker di Kabupaten Semarang beberapa kali dilakukan oleh Polres Semarang.

Di antaranya di beberapa apotek di Kabupaten Semarang, juga di beberapa pasar tradisional.

Dari informasi yang didapatkan, menurut AKBP Gatot, stok masker sudah menipis sejak dari produsen masker.

"Jadi dari pabrik masker memang sudah habis di daerah Jawa dan di luar Jawa," jelas dia.

Ia pun menuturkan, stok masker menipis disebabkan karena banyaknya permintaan masker dari masyarakat menyusul merebaknya Covid-19 di dunia.

"Hal itu disebabkan karena banyaknya permintaan, yang membuat stok masker di Kabupaten Semarang menipis," paparnya.

Pengecekan pun dilakukan Polres Semarang agar tidak ada oknum yang melakukan penimbunan dan memanfaatkan situasi.

Kapolres pun menuturkan, pihaknya belum menemukan indikasi adanya penimbunan masker di Kabupaten Semarang.

"Kalau untuk di Kabupaten Semarang belum ada penimbunan masker," jelasnya.

AKBP Gatot pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu khawatir.

Ia meminta masyarakat khususnya di Kabupaten Semarang untuk terus menjaga kebersihan di lingkungannya.

Di antaranya rajin mencuci tangan, menggunakan masker hanya saat sakit, hingga menjauhi kerumunan, dan lain-lain.

"Dengan menjaga kebersihan baik diri sendiri dan lingkungan maka penyebaran virus termasuk Corona di Jawa Tengah khususnya di Kabupaten Semarang bisa ditekan bahkan dihilangkan," ujar dia.

Terpisah Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Semarang mengajak masyarakat sebagai langkah mengantisipasi virus Corona. Di antaranya cuci tangan dan makan makanan bergizi seimbang.

"Kita ajak lapisan masyarakar melaksanakan germas mencegah virus Corona terjangkit masyarakat," kata Kepala Dinkes Kabupaten Semarang, Ani Raharjo.

Disinggung terkait sarapa prasarana di Kabupaten Semarang menurut Ani sudah siap.

Pihaknya terus memberikan sosialisasi kepada semua puskesmas di Kabupaten Semarang terkait SOP cara mengantisipasi virus Corona. (Ahm)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved