Wabah Virus Corona
Antisipasi Corona, Ini 5 Aplikasi Apotek Online di Indonesia
5 aplikasi yang bisa memudahkanmu untuk mendapatkan obat-obatan. 1. Go Apotik Go Apotik adalah Apotik online yang menjual berbagai obat-obatan. Selai
Penulis: Puspita Dewi | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM- Jumlah pasien positif terjangkit virus corona di Indonesia bertambah menjadi 117 kasus hingga hari Minggu (15/3/2020).
Angka ini bertambah 21 kasus baru dari pengumuman yang dilakukan kemarin.
Menjaga daya tahan tubuh dan kebersihan menjadi hal yang paling penting untuk menghadapi Virus Corona.
Beberapa di antaranya adalah menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan hand sanitizer, mandi menggunakan sabun antiseptik dan sebagainya.
Tidak dapat dipungkiri, merebaknya Virus Corona membuat beberapa barang-barang di atas terbatas ketersediaannya.
Berikut Tribun Jateng rangkum 5 aplikasi apotik online yang bisa memudahkanmu untuk mendapatkan obat-obatan.
1. Go Apotik
Go Apotik adalah Apotik online yang menjual berbagai obat-obatan. Selain menjual obat-obatan, Go Apotik juga menyediakan layanan chat konsultasi gratis dengan dokter.
2. K24
Saat kamu membeli obat lewat applikasi Apotik online K24, pihak K24 akan meminta lokasimu.
Karena pembeli akan dilayani oleh Apotek Mitra K24Klik dan Apotek K-24 terdekat dengan alamat tujuan.
3. Klik Apotek
Klik-Apotek.com telah menjadi bagian dari platform kesehatan digital pertama di Indonesia. Klik-Apotek per tanggal 2 Januari 2020.
Klik-Apotek memungkinkan pelanggan untuk mengunggah resep dokter di aplikasi ini, kemudian akan diterjemahkan oleh pihak Klik Apotek
4. Kalbe Store
Kalbe Store menjual produk-produk kesehatan mereka sendiri. Kategori produk di KALBE Store beragam, mulai dari obat khusus ibu, bayi dan anak, nutrisi, suplemen dan vitamin, obat bebas sampai peralatan kesehatan.
5. Apotek Alfa Medika
Aplikasi ini menjanjikan beberapa tawaran menarik, seperti garansi kirim cepat, pembayaran yang aman, layanan pengembalian 7 hari hingga 24/7 customer support. Di bagian interface, kita bisa melihat berbagai produk best offers.
Seperti yang diketahui, Virus Corona 2019 adalah virus yang menyerang sistem pernapasan.
Virus Corona yang pertama kali ditemukan di Wuhan China ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara, termasuk Indonesia.
Virus ini bisa menginfeksi sistem pernapasan.
Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) hingga meninggal dunia.
Berikut gejala Virus Corona dari hari 1 ke 9 dilansir dari laman ddhongkong.org:
Hari ke 1-3
1. Gejalanya mirip dengan masuk angin
2. Sakit tenggorokan ringan, sedikit sakit
3. Tidak demam, tidak lelah, dan masih makan dan minum secara normal
Hari ke-4
1. Sakit tenggorokan sedikit, mabuk badan
2. Mulai suara serak
3. Suhu tubuh berkisar antara 36,5 derajat celcius (tergantung orang)
4. Mulai anoreksia
5. Sakit kepala ringan
6. Diare ringan
Hari ke-5
1. Sakit tenggorokan, suara serak
2. Tubuh panas ringan. Suhu dari 36,5 - 36,7
3. Tubuh lelah,merasakan nyeri pada persendian.
Hari ke-6
1. Mulai demam ringan, sekitar 37
2. Batuk dengan lendir atau batuk kering
3. Sakit tenggorokan saat makan, berbicara atau menelan
4. Kelelahan, mual
5. Sesekali surat bernapas
6. Jari sakit yang teduh
7. Diare, bisa muntah
Hari ke-7
1. Demam lebih tinggi dari 37,4-37,8
2. Batuk lebih banyak, dahak lebih
3. Nyeri dan nyeri tubuh. Kepala berbobot seperti batu
4. Frekuensi napas pendek tetap sama
5. Lebih banyak diare
6. Muntah
Hari ke-8
1. Demam di dekat level 38 atau di atas 38
2. Napas sulit, setiap kali bernapas dada terasa berat. Mengeruntukan
3. Batuk terus menerus
4. Sakit kepala, nyeri sendi, sakit punggung
Hari ke-9
1. Gejala tidak berubah tetapi bertambah buruk
2. Demam berantakan
3. Batuk tidak mereda, tetapi lebih buruk dari sebelumnya
4. Meski sudah berusaha, Anda masih kesulitan bernapas.
Pada saat ini, tes darah dan rontgen paru-paru harus diambil untuk diperiksa.
(tribunjateng.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/masker-di-kendal-habis.jpg)