Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Tinju

Akankah Deontay Wilder Akan Berubah Seusai Kalah, Ini Prediksi Eks Pelatih Mike Tyson Sebut

Mantan pelatih Mike Tyson, Teddy Atlas, menilai Deontay Wilder akan menjadi petinju berbeda dalam duel ketiga menghadapi Tyson Fury.

Tayang:
TWITTER.COM/BLEACHERREPORT
Tyson Fury (kiri) dan Deontay Wilder (kanan) bertukar pukulan dalam duel di MGM Grand Arena, Las Vegas, Nevada, AS, 22 Februari 2020. 

TRIBUNJATENG.COM - Mantan pelatih Mike Tyson, Teddy Atlas, menilai Deontay Wilder akan menjadi petinju berbeda dalam duel ketiga menghadapi Tyson Fury.

Tyson Fury sukses mengalahkan Deontay Wilder dalam pertarungan kedua di MGM Grand Arena, Las Vegas, Nevada, AS, pada Februari silam.

Bertanding dalam tujuh ronde, Tyson Fury menang atas Deontay Wilder secara TKO untuk merebut gelar juara kelas berat WBC.

Kesuksesan Fury membuat Wilder bonyok tidak disangka sebelumnya.

The Gyspy King awalnya hanya digadang-gadang untuk menang angka saja atau kalah secara KO.

Pelatih tinju kawakan, Teddy Atlas, menjadi salah satu pihak yang menilai Fury bakal tumbang di tangan Wilder.

Kegagalan Wilder meladeni perlawanan Fury membuat Atlas menyindir bahwa petinju asal Amerika Serikat itu tak mampu bertinju.

Akan tetapi, Atlas menilai Wilder bahwa akan menunjukkan penampilan berbeda pada pertandingan berikutnya.

OPPO Reno3, Ponsel dengan Megapixel Tertinggi Bakal Hadir di Indonesia

Ganjar Minta Pondok Pesantren di Jateng Lockdown

Berikut Ini Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Wilayah Banyumas dan Sekitarnya

Seperti diberitakan BolaSport.com sebelumnya, Fury dan Wilder sedang bernegosiasi untuk duel bagian ketiga.

"Ya, (Wilder) sudah berubah, ini sungguhan," kata Atlas kepada SiriusXM Boxing dilansir BolaSport.com dari Boxing Scene.

"Meski Anda ingin menyebutnya sebagai halusinasi, itulah kebenarannya, Anda pastinya berubah. Deontay bahkan lebih eksplisit."

"Dia telah dipandang sebagai petinju yang secara teknis tidak cakap, tetapi bisa memukul lawan dengan keras."

"Dia sudah memilikinya dan itu berkali-kali menyelamatkannya dari masalah kecuali ketika melawan Fury."

"Seorang puncher biasanya akan menjadi penggertak karena mereka selalu mengandalkannya setiap waktu."

"Kurang lebih seperti anak yang manja. Mereka terbiasa mendapatkan apa yang mereka inginkan. Tetapi kali ini dia (Wilder) tidak mendapatkan apa yang diinginkannya," pungkasnya. (*)

Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved