Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Cilacap

Sepulang dari Bali, 274 Peserta Rombongan Wisata SMAN 2 Cilacap Diperiksa Dinas Kesehatan

Sekira 274 rombongan wisata SMA N 2 Cilacap langsung diperiksa setiba di Cilacap setelah melakukan perjalanan wisata ke Bali, Selasa, (17/3/2020).

TRIBUN JATENG/MUHAMMAD YUNAN SETIAWAN
Siswa-siswi SMA N 2 Cilacap langsung diperiksa suhu badannya setelah pulangh dari perjalanan wisata di Bali 

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Sekira 274 rombongan wisata SMA N 2 Cilacap langsung diperiksa setiba di Cilacap setelah melakukan perjalanan wisata ke Bali, Selasa, (17/3/2020).

Keputusan ini diambil setelah Bali termasuk wilayah yang sudah terjangkit virua korona.

Rombongan wisata yang terdiri dari siswa-siswa kelas XI, dan guru pendamping serta kru mendapat pemerikasaan intensif dari petugas Puskesmas Cilacap Utara I dan tim dari Dinas Kesehatan Cilacap.

Paul Merson : Jika Liverpool Juara Liga Inggris 2020 Gara-gara Virus Corona, Itu Tidak Adil!

Ashanty Murka Dapat Undangan Lamaran Putrinya dengan Atta Halilintar: Aurel Jadi Kegatelan Banget!

Ariasta Tega Bunuh Istri Gara-gara Tersinggung Status Facebook dan Whatsapp Pelaku Diblokir

Pemprov Jateng Instruksikan ASN Bekerja di Rumah Mulai Besok Sampai Akhir Bulan, Kecuali Pegawai RS

Ketua Tim Edukasi Pencegahan Virus Corona Agus Wantoso yang memimpin langsung pemeriksaan ini mengatakan, petugas Puskesmas dan dinas kesehatan langsung melakukan pemeriksaan sesuai prosedur.

Agus menerangkan, ketika bus tiba di sekolah. Semua orang yang ada di dalam bus tidak boleh turun.

Tunggu petugas masuk membagikan masker.

Setelah semua dipastikan mengenakan masker, satu per satu disuruh turun dan langsung melakukan cuci tangan.

Setelah itu satu per satu dicek suhu badannya oleh petugas. Kemudian cuci tangan untuk kedua kali.

"Setelah setelah melakukan proses baru kami berikan mereka edukasi terkait pencegahan virus korona," terangnya.

Agus Wantoso melanjutkan, setelah dalam proses pemeriksaan terdapat murid, guru pendamping, atau kru yang suhu badannya di atas normal. Pihak Dinas Kesehatan Cilacap langsung melakukan pemeriksaan lanjutan.

"Kami periksa, ini kenapa suhunya kok tinggi, ternyata karena kecapekan. Karena ketika kami ketahui suhu mereka tinggi, kami kumpulkan mereka, kami suruh mereka istirahat.

Setelah itu dicek suhu badan lagi. Dan, ternyata normal," ucap Agus menambahkan.

Agus juga menyampaikan, kru, siswa dan guru pendamping yang diperiksan tidak ada masalah.

Kendati demikian, tutur Agus, mereka tetap dalam pemantauan dan pengawasan Dinas Kesehatan Cilacap selama 14 hari ke depan.

"Kami juga sudah sampaikan ke orangtua, untuk sementara putra-putrinya isolasi dulu di rumah. Tidak melakukan aktivitas apa pun di luar rumah.

Di rumah juga jangan kontak dulu, jangam bersentuhan dulu, putra-putrinya.

Kami menjaga dari segala kemungkinan terburuk," jelasnya.

Pihak keluarga murid, harap Agus, betul-betul mendukung dan melaksanakan apa yang sudah disampaikan Dinas Kesehatan Cilacap.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA N 2 Cilacap Puji Astuti menyampaikan, rombongan siswa-siswi kelas XI SMA N 2 Cilacap berangkat ke Bali pada Jumat, (13/3/2020).

Rombongan berangkat dengan lima bus dan satu mobil Hiace.

Lalu, ujar Puji, pada Minggu, (15/3/2020), ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan masyarakat berdiam di rumah, rombongan wisata sudah tiba di Bali.

"Setelah ada imbauan dari Presiden Jokowi, saya perintahkan rombongan wisata dipercepat kepulangannya. Perjalanan pulang juga dikawall polisi biar lebih cepat sampai Cilacap," tuturnya.

Pantauan Tribun Banyumas di lapangan, rombongan wisata SMA N 2 Cilacap tiba di sekolah sekira pukul 14.00 WIB.

Rombongan langsung dilakukan pemeriksaan intensif dari petugas Puskesmas Cilacap Utara I, Dinas Kesehatan Cilacap.

Bus dan tas milik rombangan juga disemprot disinfektan oleh personel PMI Cilacap.

Semua kru, siswa-siswi, dan guru pendamping setelah selesai diperiksa, diminta mandi dengan bersih. Setelah selesai mandi, mereka diperbolehkan pulang.

Tampak di gerbang sekolah, orangtua berkerumun menunggu anak-anaknya selesai diperiksa.

Sekira pukul 17.00 WIB, semua murid sudah pulang ke rumah masing-masing. (*)

4 Pemain Ini Dikabarkan Bakal Dilepas Liverpool, Tak Mampu Bersaing

NGERI! Angkut Barang Terlarang Mobil Avanza Ini Dihancurkan, Inilah Penampakannya

Ini Beda Gejala Virus Corona dengan Pilek Biasa atau Influenza

Resmob Polrestabes Semarang Ringkus 7 Gangster 69, Bosnya Bunuh Agus Sarirejo Tahun Baru 2019

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved