Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wabah Virus Corona

Masjid Agung Kudus Tetap Gelar Salat Jumat Tanpa Karpet

Masjid Agung Kabupaten Kudus melepaskan seluruh karpet untuk mencegah perkembangan virus corona di lingkungannya.

Penulis: raka f pujangga | Editor: Catur waskito Edy
RAKA F PUJANGGA
Petugas PMI Kabupaten Kudus menyemprotkan cairan disinfektan buatan dari pemutih pakaian di lingkungan Masjid Agung Kudus, Rabu (18/3/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Masjid Agung Kabupaten Kudus melepaskan seluruh karpet untuk mencegah perkembangan virus corona di lingkungannya.

Kepala Kantor Sekretariat Masjid Agung Kudus, Masrukhan menjelaskan, ‎seluruh karpet sudah digulung agar memudahkan takmir masjid untuk membersihkannya.

"Jika tidak ada karpetnya maka akan lebih mudah untuk membersihkannya," ujar dia, disela-sela penyemprotan disinfektan oleh PMI Kudus, Rabu (18/3/2020).

Selain itu, dia juga sudah menyiapkan cairan pembersih lantai untuk membunuh kuman yang menempel.

Pembersihan masjid tersebut dilaksanakan rutin setiap hari agar memberikan kenyamanan umat muslim saat beribadah.

"Setiap hari kami membersihkan lantai menggunakan cairan pembersih khusus," jelas d‎ia.

Pihaknya berharap penyemprotan disinfektan di lingkungan masjid itu juga dapat meningkatkan kebersihan di sana.

"Tentunya kami ‎berterimakasih sudah dibantu untuk meningkatkan kebersihan masjid," jelas dia.

Kemudian untuk pelaksanaan salat Jumat pada pekan ini juga ‎akan dilaksanakan seperti biasanya berdasarkan hasil rapat terakhir.

"‎Salat Jumat akan tetap dilaksanakan. Tetapi kegiatan pengajian sementara ditunda dulu," ujar dia.

Terpisah, ‎Ketua Yayasan Masjid, Menara, dan Makam Sunan Kudus (YM3SK), KH Em Nadjib Hassan menjelaskan, ‎juga akan tetap melakukan salat Jumat dan meningkatkan kewaspadaan penularan virus corona dengan menggunakan mesin penyedot debu (vacuum cleaner).

"Setiap hari semua karpet Masjid Menara harus dibersihkan menggunakan vacuum cleaner sebagai langkah antisipasi," jelas dia.

Dia juga akan menempatkan hand sanitizer di sejumlah titik masjid‎ untuk mencegah penyebaran virus corona.

Sehingga setiap jamaah bisa menggunakan cairan pembersih untuk membunuh kuman di tangan.

"Tapi memang jumlahnya masih sedikit, saya cari itu saja cuma dapat 10. ‎Kalau bisa dari pemerintah bisa ikut memfasilitasi dengan membuat sendiri dari bahan kimia," jelas dia.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved