Wabah Virus Corona
Ziarah ke Bali, 106 Warga Batang Dicek Kesehatannya Cegah Penyebaran Virus Corona
Dinas Kesehatan melakukan screening kesehatan kepada 106 warga yang baru saja melakukan perjalanan ziarah ke Bali.
Penulis: dina indriani | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Kesehatan melakukan screening kesehatan kepada 106 warga yang baru saja melakukan perjalanan ziarah ke Bali.
Rombongan yang melakukan perjalanan menggunakan dua bus itu tiba di perbatasan Kabupaten Batang atau tepatnya di Gringsing sekitar pukul 15.00.
Lengkap dengan Alat Pelindung Diri (APD) petugas langsung melakukan pemeriksaan di Puskesmas Gringsing.
• Ashanty Murka Dapat Undangan Lamaran Putrinya dengan Atta Halilintar: Aurel Jadi Kegatelan Banget!
• Ini Beda Gejala Virus Corona dengan Pilek Biasa atau Influenza
• Angkut Barang Terlarang Mobil Avanza Ini Dihancurkan, Inilah Penampakannya
• Jimmy Meninggal di Depan Kantor Kelurahan di Candisari Semarang, Tepat saat Memarkir Motornya
Kepala Bidang Pelayanan dan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Batang dr. Zunuron mengatakan pengecekan dilakukan sebagai langkah antisipasi dan waspada terhadap covid-19.
Pasalnya Bali termasuk tempat yang banyak dikunjungi dari berbagai negara.
"Sebelumnya kami sudah koordinasi dengan pihak penyelenggara sesampainya di Batang dicek terlebih dahulu sebelum sampai rumah, ada 106 orang yang ikut dalam ziarah tersebut," jelasnya.
Dijelaskannya, pemeriksaan yang dilakukan adalah dengan mengecek suhu badan, dan menanyakan kondisi.
"Untuk deteksi awal kita hanya cek suhu badan, dan menanyakan apakah ada keluhan seperti batuk atau pilek dengan disertai panas," terangnya.
Dikatakannya, dari hasil pemeriksaan tadi, semuanya dalam kondisi sehat, rata-rata suhu badanya 36,5 derajat.
"Alhamdulillah setelah dicek, rata-rata suhu badanya 36,5 derajat, hanya ada satu yang suhunya sekitar 37,5 lebih jadi belum mencapai 38 derajat.
Tapi nanti jika dalam 14 hari ada keluhan batuk, pilek dan panas harus segara menghunungi saran kesehatan terdekat atau Puskesmas," jelasnya.
Pihak Penyelenggara ziarah, Manajer Kopsim NU M Busro mengatakan, Kopsim Nu sangat apresiasi dengan Pemkab Batang yang telah memeriksa dan mengecek suhu badan peziarah.
"Saya apresiasi tindak bupati dan jajaran dinas kesehatan yang telah waspada dan antisipasi terhadap warga Batang yang ikut dalam rombongan ziarah ke Bali," ujarnya.
Ia juga menjelaskan, awalnya tidak mengetahui perihal adanya surat edaran Bupati yang tidak memperbolehkan pergi ke luar daerah atau berwisata.
"Kami berangkat Sabtu pagi kemarin, dan tahu surat edaran itu setelah berangkat, rombongan bukan wisata tapi selama 5 hari melakukan ziarah," ujarnya.
M Busro juga mengatakan selalu memantau rombongan melalui ponselnya kepada ketua rombongan, untuk memastikan kondisi kesehatan, dan memberi tahu akan ada pemeriksaan dari Dinas Kesehatan. (din)
• Wajah Pelaku Penipuan, Warga Genuk Semarang Bawa Kabur Motor Teman Sendiri Selama 2 Kali Lebaran
• Kerap Dibayar Pasien dengan Sayur, dr Handoko Gunawan Tumbang Ikut Berjuang Rawat Pasien Corona
• Merasa Diejek, Pria Ini Lempar Bambu ke Pengendara Motor, Korban Jatuh dan Meninggal Sejam Kemudian
• Kisah Ratri, Maria, dan Sita 3 Pasien Sembuh Virus Corona, Cerita Saat Divonis Hingga Diisolasi