Rabu, 10 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Sukoharjo

Pasien Suspect Corona Asal Sukoharjo Meninggal, Keluarga dan Karyawan Dikarantina

Keluarga dan karyawan pasien suspect Corona asal Sukoharjo yang meninggal dunia langsung menjalani karantina mandiri.

Tayang:
Editor: m nur huda
Istimewa
RSUD Dr Moewardi Solo 

TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - Keluarga dan karyawan pasien suspect Corona asal Sukoharjo yang meninggal dunia langsung menjalani karantina mandiri.

Hal tersebut dikatakan camat setempat, Bagas Windaryatno, yang mengatakan, berkaitan dengan orang yang melakukan kontak dengan pasien suspect Corona tersebut sudah dilakukan karantina.

"Kalau keluarga dan karyawan sudah karantina mandiri," papar Bagas saat dihubungi TribunSolo.com, Kamis (19/3/2020).

Mereka kemudian juga dalam pengamatan petugas.

Diberitakan sebelumnya, pasien suspect Corona asal Sukoharjo  meninggal di RSUD Dr Moewardi Solo hari ini, Kamis (19/3/2020).

Tidak Lockdown, Tapi Jokowi Perintahkan Lakukan Rapid Test Secara Massal

BREAKING NEWS: Pasien Suspect Corona RSUD Dr Moewardi Solo Warga Sukoharjo Meninggal

67 Warga yang Sempat Besuk Korban Positif Corona Meninggal Asal Wonogiri Sudah Terdata

Peserta Ijtima Jamaah Tabligh di Gowa Demam Tinggi, Dirujuk Ke Rumah Sakit Makassar

Bagas Windaryatno membenarkan soal kabar adanya warga Sukoharjo yang suspect Corona meninggal dunia di RSUD Dr Moewardi hari ini.

"Iya benar ada warga yang meninggal hari ini," kata Bagas, Kamis (19/3/2020).

Dia mengatakan, begitu mendapatkan kabar tersebut langsung melaporkan ke Bupati Sukoharjo.

Terkait dengan pemakaman yang bersangkutan juga akan dilakukan sesuai SOP pasien suspect corona.

"Walaupun masih suspect tapi pemakaman sesuai SOP dari RSUD Dr Moewardi langsung dimakamkan tidak ke rumah dulu," jelas Bagas.

Sementara itu, terkait kegiatan pasien suspect corona asal Sukoharjo yang meninggal adalah di Jakarta.

"Dia itu aslinya pendatang baru di Sukoharjo, aktivitas sering di Jakarta - Solo seperti itu," jelas Bagas.

Bagas mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik.

"Imbau melakukan pola hidup yang sehat," katanya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pasien positif Corona yang pernah ikut seminar di Bogor, Jawa Barat (Jabar) meninggal dunia saat dirawat intensif di ruang isolasi RSUD Dr Moewardi Solo, Rabu (18/3/2020).

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved