Berita Semarang
Ini 3 Jenis Bahan Pokok yang Harganya Melonjak di Kabupaten Semarang
Satgas pangan Polres Semarang lakukan pengawasan ketersediaan serta harga barang pokok di pasar-pasar di Kabupaten Semarang.
Penulis: akbar hari mukti | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Satgas pangan Polres Semarang lakukan pengawasan ketersediaan serta harga barang pokok di pasar-pasar di Kabupaten Semarang.
Satgas pangan Polres Semarang juga meminta masyarakat tak melakukan panic buying atau memborong bahan makanan pokok secara berlebihan.
"Satgas pangan tetap bekerja, agar tak terjadi panic buying untuk sembilan bahan makanan pokok," jelas Kapolres Semarang AKBP Gatot Hendro Hartono, Minggu (22/3/2020).
• Akhirnya Terbongkar, Ini Alasan Utama Rahmat dan Rony Lakukan Penyiraman Air Keras ke Novel Baswedan
• Nagita Slavina Kaget Lihat Kemesraan Atta Halilintar dan Aurel: Belum Pacaran Kok Nempel?
• Ibu Satu Anak Mengeluh Batuk dan Sesak Nafas Pulang dari Tangerang, Dinyatakan Positif Corona
• Robby Purba Posting Soal Kekecewaannya pada Ningsih Tinampi: Saya Harap Ini Sampai ke Ibu Ningsih
Dalam pemantauan ketersediaan dan bahan makanan pokok di beberapa pasar di Kabupaten Semarang seminggu terakhir, ia menjelaskan, ketersediaan dan juga harga masih cenderung stabil.
"Untuk harga sembako saat ini masih stabil.
Artinya dari stok masih mencukupi, dan harga meski ada beberapa yang lebih tinggi namun masih bisa dibeli oleh masyarakat," katanya.
Selain mengecek pasar dan swalayan, menurut AKBP Gatot satgas pangan juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat tak panic buying disebabkan wabah Corona.
Meski begitu dalam pemantauan, sepenilainya hingga saat ini panic buying tak tertjadi.
"Memang masyarakat Kabupaten Semarang memahami, jadi tidak ada kepanikan dari warga masyarakatnya," jelasnya.
Disinggung terkait pelayanan SKCK, pembuatan dan perpanjangan SIM, hingga pengaduan, AKBP Gatot menjelaskan saat ini tetap dilayani oleh Polres Semarang.
"Jadi masih tetap ada pelayanan tersebut sembari menunggu petunjuk dari pimpinan," jelasnya.
Sementara itu Witri Erawati, Kasi Pengawasan Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Kabupaten Semarang menuturkan ada beberapa bahan makanan yang harganya melonjak.
Di antaranya gula pasir, cabai rawit setan, dan bawang putih.
Rinciannya untuk harga gula pasir mencapai Rp19ribu per kilo, dari sebelumnya Rp17 ribu per kilo.
Sementara untuk cabai rawit setan mencapai Rp50 ribu per kilo, dari sebelumnya Rp35 ribu per kilo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/petugas-dari-gudang-bulog-bondansari-wilayah-vi.jpg)