Berita Video
Video DPRD Nilai Pemkab Semarang Belum Serius Tangani Virus Corona
DPRD Kabupaten Semarang menilai Gugus Tugas Perceparan Penanganan Covid-19 atau virus corona bentukan Pemkab Semarang masih belum serius dalam melakuk
Penulis: akbar hari mukti | Editor: abduh imanulhaq
Lebih jauh Bondan menjelaskan terkait RSUD Ambarawa yang menjadi rumah sakit rujukan terkait wabah Corona, pihaknya meminta Pemkab Semarang menambah ruang isolasi.
Saat ini di rumah sakit tersebut baru ada dua ruang isolasi dengan total 4 kamar tidur.
"Ketersediaan ruang isolasi rujukan Corona memang baru di RSUD Ambarawa lini kedua.
Kami minta menyediakan lagi ruang isolasinya."
"Termasuk rumah sakit yang tidak dijadikan rujukan sebagai antisipasi jika keadaan memburuk," kata dia.
Usai rapat, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Semarang, Gunawan Wibisono, menilai Pemkab tidak menginformasikan secara gamblang data ODP dan PDP di Kabupaten Semarang bukan tanpa alasan.
Menurutnya hal tersebut untuk menjaga agar tak ada kepanikan di masyarakat.
"Berdasar etika kedokteran, data terkait pasien tak boleh begitu saja disebarkan.
Dan data data itu sementara kita lihat masih terkendali."
"Dalam artian kami juga jaga agar tak menimbulkan kepanikan warga," katanya.
Terkait data ODP dan PDP di Kabupaten Semarang, menurutnya berdasar data terbaru, saat ini data ODP sejumlah 425 orang.
Sementata data PDP yakni dua orang.
"Ini masukan dari DPRD ke kita untuk bisa bekerja lebih cepat lagi.
Kami menyadari baru seminggu yang lalu gugus ini dibentuk."
"Kami terus lakukan kegiatan baik rumusan kebijakan dan di lapangan," jelas dia. (Ahm)