Berita Semarang
BREAKING NEWS: Stok Darah di PMI Kota Semarang Tersisa Hari Ini Saja, Segeralah Berdonor
Kelangkaan stok darah mulai dirasakan oleh Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Semarang, bahkan Kepala UDD PMI Kota Semarang, Anna Kartika menyebut sebagi
Penulis: iwan Arifianto | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Stok darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Semarang mulai menipis, bahkan Kepala UDD PMI Kota Semarang, Anna Kartika menyebut sebagian besar stok darah hanya cukup untuk hari ini.
"Betul sebagian besar stok golongan darah hanya cukup untuk hari ini, jadi kami memohon kepada pendonor agar segera mendonorkan darahnya," terang Kepala UDD PMI Kota Semarang, Anna Kartika kepada Tribunjateng, Selasa (24/3/2020).
Kelangkaan tersebut, kata Anna, lantaran mewabahnya virus Corona yang memunculkan adanya imbauan pemerintah untuk tidak melakukan kegiatan yang mengumpulkan orang banyak dan aktifitas yang dibatasi.
• Tak Bisa Mencium Bau Jadi Gejala Baru Tertular Virus Corona atau Covid-19, Hasil Penelitian Terkini
• Polisi Bubarkan Kerumunan Warga di Semarang, Imbau Patuhi Social Distancing
• Kapolres Wonogiri Turun Tangan Bubarkan Kerumunan, Imbau Warga Pulang Ke Rumah Masing-masing
• DPR dan Kemendikbud Sepakat UN Dihapus Tahun Ini, Kelulusan Berdasar Nilai Raport
• Polres Tegal Datangi Pasar hingga Ponpes, Imbau Warga Hindari Kegiatan Kerumunan
Kemudian seluruh Universitas di Semarang diliburkan sehingga kegiatan donor darah di tempat tersebut banyak yang dibatalkan.
Begitupula di Instansi baik pemerintah maupun swasta.
"Stok menipis karena permintaan tetap banyak sekitar 300 sampai 350 kantong perhari sedangkan jumlah pendonor semakin menurun yakni sekarang kira-kira hanya 150 sampai 170 kantong donor perhari," terang Anna.
Anna mengakui di tengah kelangkaan stok darah, pihaknya tetap masih bisa memenuhi permintaan darah dari rumah sakit kendati harus mengurangi jumlah yang dikirim dan tidak sebanyak biasanya.
Jadi tidak heran rumah sakit di Semarang memberikan imbaun kepada pasien yang membutuhkan darah membawa donor sendiri.
"Memang untuk menjaga stok supaya terus ada, kami menghimbau untuk sebagian permintaan darah membawa donor sendiri untuk mengganti stok kami yang kurang.
Supaya bila ada pasien yang urgent harus segera transfusi kami masih ada persediaan," ungkapnya.
Sementara, Kabag pelayanan donor UDD Kota Semarang, Yusti Triwianti menuturkan para pendonor diharapkan tetap mau mendonorkan darah.
Pasalnya stok darah PMI Kota Semarang semakin menipis terutama
stok darah golongan darah Prc O dan Tc AB
"Memang tidak semuanya kosong hanya golongan tersebut, biasanya sebelum ada wabah corona stok kami bisa untuk satu minggu, namun di tengah situasi seperti ini, stok darah hanya cukup untuk dua hari," paparnya.
Yusti meminta kepada warga atau pendonor diharapkan bersedia untuk tetap mendonorkan darahnya walaupun di tengah wabah virus Corona (Covid-19).
"Para pasien yang membutuhkan darah tidak bisa menunggu sampai wabah Corona ini mereda. Jaga selalu kesehatan sehingga bisa datang ke kantor UDD PMI Kota semarang untuk donor darah agar bisa membantu kami untuk memenuhi permintaan darah," pintanya.(iwn)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/petugas-donor-darah-di-udd-pmi-kota-semarang-mengajak.jpg)