Senin, 20 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

BREAKING NEWS: Stok Darah di PMI Kota Semarang Tersisa Hari Ini Saja, Segeralah Berdonor

Kelangkaan stok darah mulai dirasakan oleh Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Semarang, bahkan Kepala UDD PMI Kota Semarang, Anna Kartika menyebut sebagi

Penulis: iwan Arifianto | Editor: m nur huda
ISTIMEWA
Petugas donor darah di UDD PMI Kota semarang mengajak masyarakat berdonor lantaran stok darah kian hari makin menipis. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Stok darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Semarang mulai menipis, bahkan Kepala UDD PMI Kota Semarang, Anna Kartika menyebut sebagian besar stok darah hanya cukup untuk hari ini.

"Betul sebagian besar stok golongan darah hanya cukup untuk hari ini, jadi kami memohon kepada pendonor agar segera mendonorkan darahnya," terang Kepala UDD PMI Kota Semarang, Anna Kartika kepada Tribunjateng, Selasa (24/3/2020).

Kelangkaan tersebut, kata Anna, lantaran mewabahnya virus Corona yang memunculkan adanya imbauan pemerintah untuk tidak melakukan kegiatan yang mengumpulkan orang banyak dan aktifitas yang dibatasi.

Tak Bisa Mencium Bau Jadi Gejala Baru Tertular Virus Corona atau Covid-19, Hasil Penelitian Terkini

Polisi Bubarkan Kerumunan Warga di Semarang, Imbau Patuhi Social Distancing

Kapolres Wonogiri Turun Tangan Bubarkan Kerumunan, Imbau Warga Pulang Ke Rumah Masing-masing

DPR dan Kemendikbud Sepakat UN Dihapus Tahun Ini, Kelulusan Berdasar Nilai Raport

Polres Tegal Datangi Pasar hingga Ponpes, Imbau Warga Hindari Kegiatan Kerumunan

Kemudian seluruh Universitas di Semarang diliburkan sehingga kegiatan donor darah di tempat tersebut banyak yang dibatalkan.

Begitupula di Instansi baik pemerintah maupun swasta.

"Stok menipis karena permintaan tetap banyak sekitar 300 sampai 350 kantong perhari sedangkan jumlah pendonor semakin menurun yakni sekarang kira-kira hanya 150 sampai 170 kantong donor perhari," terang Anna.

Anna mengakui di tengah kelangkaan stok darah, pihaknya tetap masih bisa memenuhi permintaan darah dari rumah sakit kendati harus mengurangi jumlah yang dikirim dan tidak sebanyak biasanya.

Jadi tidak heran rumah sakit di Semarang memberikan imbaun kepada pasien yang membutuhkan darah membawa donor sendiri.

Informasi tertulis di Rumah Sakit Kariadi Semarang.
Informasi tertulis di Rumah Sakit Kariadi Semarang. (ISTIMEWA)

"Memang untuk menjaga stok supaya terus ada, kami menghimbau untuk sebagian permintaan darah membawa donor sendiri untuk mengganti stok kami yang kurang.

Supaya bila ada pasien yang urgent harus segera transfusi kami masih ada persediaan," ungkapnya.

Sementara, Kabag pelayanan donor UDD Kota Semarang, Yusti Triwianti menuturkan para pendonor diharapkan tetap mau mendonorkan darah.

Pasalnya stok darah PMI Kota Semarang semakin menipis terutama
stok darah golongan darah Prc O dan Tc AB

"Memang tidak semuanya kosong hanya golongan tersebut, biasanya sebelum ada wabah corona stok kami bisa untuk satu minggu, namun di tengah situasi seperti ini, stok darah hanya cukup untuk dua hari," paparnya.

Yusti meminta kepada warga atau pendonor diharapkan bersedia untuk tetap mendonorkan darahnya walaupun di tengah wabah virus Corona (Covid-19).

"Para pasien yang membutuhkan darah tidak bisa menunggu sampai wabah Corona ini mereda. Jaga selalu kesehatan sehingga bisa datang ke kantor UDD PMI Kota semarang untuk donor darah agar bisa membantu kami untuk memenuhi permintaan darah," pintanya.(iwn)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved