Cegah Penyebaran Corona, 54 Daya Tarik Wisata Kabupaten Semarang Tutup Sementara
"Hingga saat ini data yang kami terima ada 54 yang tutup. Ada yang tutup total, ada yang tutup sebagian."
Penulis: akbar hari mukti | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Mencegah penyebaran wabah corona di Kabupaten Semarang, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 bentukan Pemkab Semarang menutup sementara puluhan daya tarik wisata (DTW) di Kabupaten Semarang.
Selain itu pegawai tempat-tempat wisata yang ditutup sementara diistirahatkan.
"Instruksi penutupan, artinya juga diistirahatkan pegawainya," jelas Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Semarang, Gunawan Wibisono, Rabu (25/3/2020).
Menurutnya hal tersebut dilakukan setelah rapat bersama DPRD Kabupaten Semarang, Senin (23/3/2020) kemarin, di mana DPRD menilai kerja gugus tugas masih belum maksimal.
Selain menutup sementara, Gunawan juga menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang melakukan tracking kepada masyarakat apabila ada yang positif terkena virus corona di Kabupaten Semarang.
Disinggung terkait ruang isolasi di RSUD Ambarawa menurut Gunawan saat ini pihaknya telah menyiapkan ruang isolasi cadangan, yakni 3 ruangan dengan 6 tempat tidur.
Saat ini di rumah sakit tersebut tersedia 2 ruangan isolasi dengan 4 tempat tidur.
"Untuk RSUD Ungaran juga kami siapkan ruang isolasi cadangan tetapi mestinya kalau sudah PDP, dirujuk ke RSUD Ambarawa karena peralatan yang lebih lengkap," kata dia.
Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Dewi Pramuningsih, menuturkan hingga saat ini ada total 54 daya tarik wisata di Kabupaten Semarang yang tutup sementara.
Tempat wisata itu ada yang tutup sebagian, dan ada juga yang tutup total sementara.
"Hingga saat ini data yang kami terima ada 54 yang tutup. Ada yang tutup total, ada yang tutup sebagian."
"Tutup sebagian contohnya tempat wisatanya tutup tapi restorannya tetap buka dengan menerapkan protokol kesehatan tinggi," kata dia.
Protokol kesehatan itu, menurut Dewi, terdiri dari mempunyai alat cek suhu badan, serta menyediakan hand sanitizer. (Ahm)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/rapat-dprd-kabupaten-semarang-bersama-gugus-tu20.jpg)