Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Pemkot Semarang Targetkan Produksi 5.000 APD untuk Tim Medis Gratis

Pemerintah Kota Semarang berupaya secara mandiri untuk memproduksi pakaian pelindung diri atau alat pelindung diri (APD).

Editor: galih permadi
ISTIMEWA
Wakil Walikota Semarang, Hevearita G Rahayu mencoba APD Buatan BLK Kota Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang berupaya secara mandiri untuk memproduksi pakaian pelindung diri atau alat pelindung diri (APD).

Upaya tersebut diinisiasi menyusul besarnya kebutuhan APD di Ibu Kota Jawa Tengah tersebut dalam penanganan penyebaran virus Corona atau COVID-19.

Menggunakan material khusus berbahan polypropylene spunbound, pembuatan APD dikerjakan di Balai Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang.

Purnomo Wawali Solo Ungkap Sakit Sudjiatmi Jokowi Sebelum Meninggal, Tetangga Tak Boleh Menjenguk

Cerita Driver Ojol di ILC Soal Mbak Semalam yang Pesen Makan, Audiens Langsung Bertepuk Tangan

BREAKING NEWS: Ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo Meninggal

Wali Kota Solo Hadi Rudyatmo dan Wakilnya Ritual Potong Gundul untuk Tolak Bala Virus Corona

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi sendiri menargetkan produksi APD di bawah koordinasi Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Semarang dapat mencapai 100 buah per hari, dengan target pembuatan keseluruhan sebanyak 5.000 buah.

Wali Kota Semarang yang juga akrab disapa Hendi tersebut menuturkan nantinya APD yang diproduksi akan diprioritaskan untuk Rumah Sakit dan Tenaga Medis di Kota Semarang terlebih dahulu.

"Dalam memproduksi APD, Dinas Kesehatan Kota Semarang dibantu oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang melalui Balai Latihan Kerja dengan melibatkan masyarakat," jelas Wali Kota Semarang tersebut.

"Mekanismenya setelah APD selesai dijahit, akan disterilkan di RSUD KRMT Wongsonegoro , kemudian setelah itu baru dikemas untuk dikirimkan ke DKK untuk didistribusikan," papar Hendi.

Pembuatan APD Pesanan Pemkot Semarang
Pembuatan APD Pesanan Pemkot Semarang (ISTIMEWA)

Sementara itu Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Semarang yang juga Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menyebutkan jika bahan polypropylene spunbound untuk membuat APD disediakan oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang.

"Jadi nanti dari Dinas Kesehatan Kota Semarang yang akan mengadakan bahannya, jadi di BLK tinggal menjahit," terangnya.

"Sesuai arahan Pak Wali konsep produksi APD kami adalah Bergerak Bersama, sehingga peran masyarakat menjadi faktor penting pencapaian target produksi tersebut," tekan Hevearita.

Di sisi lain tidak seperti APD yang diproduksi di berbagai daerah, baik di Jawa Tengah maupun luar Jawa Tengah, APD yang diproduksi oleh Pemerintah Kota Semarang ditegaskan tidak akan diperjualbelikan.

APD yang diproduksi Pemkot Semarang aka didistribusikan secara gratis untuk pemenuhan stok APD yang saat ini tergolong sangat dibutuhkan.

Untuk mekanisme distribusinya sendiri akan menjadi wewenang Dinas Kesehatan Kota Semarang.(*)

Dikira Kena Corona, Agus Mendadak Jatuh dari Motor di Kendal, Sempat Tak Ditolong dan Dijauhi Warga

Kena PHK karena Wabah Virus Corona, Dapat Santunan Rp1 Juta Per Bulan Per Orang Selama 3 Bulan

Terdesak Utang di Bank Titil, Emak-emak di Semarang Ini Puluhan Kali Curi Elpiji 3 Kg, Dijual Segini

Bukan Jakarta, Presiden Jokowi Beberkan Provinsi Paling Terdampak Virus Corona di Indonesia

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved