Virus Corona Jateng

Pemkot Tegal Lakukan Isolasi Wilayah, ASN dan Anggota DPRD Sumbang Gajinya untuk Tambahan Biaya

"Pas gajian ASN dengan sukarela tanpa paksaan bersama DPRD menghimpun dana gotong royong untuk membantu masyarakat," kata Dedy

KOMPAS.com/Tresno Setiadi
Kendaraan yang masuk dan keluar dari Kota Tegal dialihkan menuju Jalingkut agar tidak masuk ke dalam kota sebagai upaya Pemkot Tegal dalam mencegah penyebaran virus corona, Senin (23/3/2020) 

TRIBUNJATENG.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, Jawa Tengah menyatakan kesiapannya jelang isolasi wilayah atau "lockdown lokal" yang diberlakukan mulai 30 Maret hingga 30 Juli 2020.

Selain menyediakan anggaran kebencanaan sebesar Rp 2 miliar, Pemkot Tegal juga akan menghimpun dana sukarela dari seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan anggota DPRD Kota Tegal.

"Pas gajian ASN dengan sukarela tanpa paksaan bersama DPRD menghimpun dana gotong royong untuk membantu masyarakat," kata Dedy, di Balai Kota Tegal, Jumat (27/3/2020).

Kronologi Pegawai PLTU Batang Positif Corona, 50 Orang Dikarantina Termasuk Dokter dan Perawat

3 Jemaah Positif Corona, 78 WNA dan 100 WNI Diisolasi di Masjid, Camat Minta Dinsos Bantu Makanan

Cerita Bupati Sidoarjo Kejar Penggali Kubur yang Lari Ketakutan untuk Makamkan Jenasah Pasien Corona

Masuk Pati Sudah Meriang, Ini Riwayat Perjalanan Anggota DPR Imam Suroso Sebelum Meninggal 

Menurut Dedy, bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga yang terdampak isolasi wilayah sebagai upaya pencegahan wabah corona.

"Saya sudah instruksikan Dinas Sosial harus segera untuk membantu masyarakat miskin, tidak mampu, atau yang membutuhkan dalam kondisi ini," kata Dedy.

Menurut Dedy, logistik juga sudah mulai disiapkan dengan menggandeng sejumlah pihak, termasuk Perum Badan Urusan Logistik (Bulog).

"Logistik kita sudah koordinasi dengan Bulog untuk pangan tiga sampai 4 bulan," kata Dedy.

Disampaikan Dedy, Pemkot Tegal akan memberlakukan isolasi wilayah dengan menutup 49 titik jalan di Kota Tegal.

Mulai dari perkampungan, jalur protokol hingga wilayah perbatasan.

Hanya jalan provinsi dan jalur nasional yang tetap dibuka.

Itupun kendaraan dari luar kota tidak diperbolehkan singgah di Kota Tegal.

Selain itu, seluruh lampu penerangan jalan protokol juga dimatikan saat malam hari.

Hal itu untuk membatasi aktivitas warga agar memilih berdiam diri di rumah.

"Nanti  ada gugus tugas yang berjaga saat local lockdown," pungkas Dedy (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ASN dan Anggota DPRD Kota Tegal Sumbang Gajinya untuk Biaya Isolasi Wilayah

Editor: muslimah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved