Jumat, 24 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Virus Corona Jateng

Pelajar SMK di Demak Sumbang Masker Hasil Belajar Online Cegah Penyebaran Virus Corona

Pelajar di Kabupaten Demak mempunyai cara tersendiri untuk mencegah penularan virus corona, yaitu mereka melakukan aksi bagi masker

Penulis: Moch Saifudin | Editor: galih permadi
ISTIMEWA
Siswa siswi SMKN 1 Sayung Demak membagikan masker kepada para tetangganya, Jumat (27/3/2020) 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Pelajar di Kabupaten Demak mempunyai cara tersendiri untuk mencegah penularan virus corona, yaitu mereka melakukan aksi bagi masker kepada warga yang merupakan hasil karya mereka sendiri.

Para pelajar SMKN 1 Sayung Kabupaten Demak Jawa Tengah itu, membuat masker di rumah masing-masing sebagai bentuk pembelajaran online.

Dari jarak jauh, guru memandu para siswa kompetensi keahlian tata busana dalam pembuatan masker dari bahan kain perca, yakni sisa kain yang masih dapat dimanfaatkan.

Nella Kharisma Tersipu Malu Ketika Dory Penabuh Gendang Didi Kempot Akan Nafkahinya dan Anak-anak

BMKG Prediksi Musim Kemarau di Jateng Pada Bulan Mei 2020, 4 Kabupaten Ini Alami Kemarau Lebih Awal

Menteri Thomas Tewas Diduga Bunuh Diri Karena Khawatirkan Dampak Ekonomi dari Wabah Virus Corona

Warga Jarah Supermarket, Italia Mulai Rusuh Gara-gara Lockdown Virus Corona : Kami Butuh Makan!

Tidak ada tatap muka langsung, para siswa mendapat materi dan tugas secara online.

Seperti diketahui, guna mencegah penularan dan penyebaran covid 19 semakin meluas, pemerintah meliburkan sekolah mulai 16 Maret - 13 April 2020.

Kebijakan pengalihan proses kegiatan belajar mengajar dialihkan secara mandiri.

"Salah satu tugas pembelajaran daring, siswa membuat masker dan dibagikan ke tetangga yang membutuhkan.

Upaya ini selain memanfaatkan bahan yang ada, siswa tetap bisa berkarya meskipun tetap tinggal di rumah. Dan juga membangun budaya empati siswa pada lingkungannya.

Semoga ilmu yang diperoleh bermanfaat dan barokah untuk semua," tutur Sri Sumaryani Ketua Kompetensi Keahlian Tata Busana SMKN 1 Sayung dalam keterangan tertulisnya, Minggu (29/3/2020).

Sumaryani menambahkan, pembelajaran daring sesuai anjuran pemerintah stay at home (tinggal di rumah),  maka pembelajaran praktek tata busana memanfaatkan bahan sisa praktek yang ada di rumah .

Lanjutnya, salah satu pemanfaatan bahan sisa praktek adalah untuk membuat masker.

Ia menmabahkan, saat merebaknya wabah corona, masker menjadi barang yang sangat diperlukan, sehingga bagaimana siswa bisa praktik, memanfaatkan perca tersebut untuk hal yang lebih bermanfaat.

"Tugas membuat masker untuk siswi kelas XI dan XII. Masing-masing anak membuat maskar minimal 2 buah. Hasil karyanya di foto dan dikirim ke kita," kata Bu Yani sapaan akrabnya.

"Hal kecil yang mungkin sepele, namun sangat bermanfaat untuk kondisi saat ini," ujarnya.

Salah satu siswi Winda Riswanti mengaku tidak mengalami kesulitan dalam proses pembuatan masker, terlebih semua bahan - bahannya juga sudah tersedia di rumah.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved