Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Virus Corona Jateng

Relawan Corona Banjarnegara Galang Donasi APD Petugas Puskesmas

Relawan corona Banjarnegara menggalang donasi alat pelindung diri atau APD petugas medis Puskesmas.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: Daniel Ari Purnomo
istimewa
petugas di salah satu Puskesmas di Banjarnegara mengenakan jas hujan plastik untuk melayani pasien 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Meningkatnya kasus penyebaran virus Corona (COVID-19) di Indonesia kian mengkhawatirkan.

Ini sekaligus menjadi ujian berat bagi para tenaga kesehatan yang berada di garda terdepan dalam penanggulangan virus Corona.

Mereka yang menangani langsung pasien Corona punya risiko tinggi tertular virus jahat itu.

Nella Kharisma Tersipu Malu Ketika Dory Penabuh Gendang Didi Kempot Akan Nafkahinya dan Anak-anak

Penjara Rusuh & Polisi Sibuk Mengatur Lockdown Akibat Wabah Corona, Mafia Italia akan Bangkit Lagi?

Warga Jarah Supermarket, Italia Mulai Rusuh Gara-gara Lockdown Virus Corona : Kami Butuh Makan!

Ternyata Tak Semua Sopir Taksi dan Ojek Online Dapat Tangguhan Cicilan 1 Tahun, Ini Penjelasan OJK

Sayangnya, masih banyak tenaga kesehatan, terutama di fasilitas kesehatan tingkat pertama semisal Puskesmas yang belum dilengkapi alat pelindung diri (APD) sesuai standar.

Inilah yang menjadi kegelisahan sejumlah komunitas di Banjarnegara untuk membantu meringankan beban pemerintah dan tenaga kesehatan untuk memenuhi kebutuhannya.

Ginanjar Bagus Nugroho dari Komunitas COVID-19 Banjarnegara mengatakan, komunitasnya bersama sejumlah komunitas lain di Banjarnegara tergerak untuk membantu menanggulangi penyebaran virus COVID-19.

petugas di salah satu Puskesmas di Banjarnegara mengenakan jas hujan plastik untuk melayani pasien
petugas di salah satu Puskesmas di Banjarnegara mengenakan jas hujan plastik untuk melayani pasien (istimewa)

Pihaknya juga gelisah melihat banyaknya tenaga kesehatan di Banjarnegara yang belum dilengkapi APD.

Bahkan ia melihat masih ada petugas kesehatan di Puskesmas yang masih mengenakan jas hujan plastik untuk melindungi diri dari paparan virus pasien.

"Sehingga kami bareng-bareng ingin buka donasi untuk membeli APD bagi tenaga kesehatan,"katanya

Tak beda di rumah sakit, petugas kesehatan di Puskesmas pun rentan tertular virus COVID-19.

Terlebih mereka biasanya menjadi jujugan awal masyarakat atau Orang dalam Pengawasan (ODP) yang memeriksakan kesehatannya dengan gejala seperti COVID-19.

Pihaknya bekerja sama dengan IDI Banjarnegara membuka donasi untuk membantu memenuhi kebutuhan tenaha medis dalam penanganan wabah Corona.

Ginanjar mengajak masyarakat berdonasi untuk memfasilitasi tenaga medis dalam memerangi wabah yang menjadi musuh bersama bangsa ini.

Donasi bisa ditransfer ke rekening IDI Banjarnegara langsung.

Dari uang yang terhimpun, pihaknya bersama IDI Banjarnegara akan membelanjakannya untuk membeli berbagai APD, semisal masker N 95 dan masker bedah yang telah memenuhi standar.

"Terutama masker N 95 dan masker bedah itu butuh banyak,"katanya.

Tetapi pihaknya kini masih kesulitan mendapatkan masker jenis itu karena langka di pasaran. Jika pun ada harganya sangat mahal.

Dari informasi yang diterima pihaknya, 1 boks masker N 95 isi 20 pcs ada yang menawarkan Rp 2 juta. Adapun untuk 1 boks masker bedah isi 50 pcs seharga sekitar Rp 200 ribuan.

Pihaknya sampai saat ini masih mencari informasi distributor masker yang bisa menjual produk itu lebih murah.

"Kami masih cari suplier masker untuk ajak kolaborasi, bisa dapat lebih murah, karena ini kan untuk sosial,"katanya.

Masyarakat yang tertarik berdonasi bisa menyalurkannya langsung ke rekening IDI Cabang Banjarnegara Mandiri Syariah KCP Banjarnegara, 7-11-909-777-5.

(Khoirul Muzakki)

Geger Oknum Kades Digerebek Warga di Rumah Selingkuhan, Sempat Kabur Lewat Pintu Belakang

Ambil Apel, Danramil Perintahkan Satgas Sosialisasi Virus Corona

Lain dari Biasanya, Respon Warga Saat Petugas Jemput Pasien Positif Corona di Majene

Mahasiswa UNS Solo Ciptakan Disinfection Chamber untuk Kurangi Resiko Penularan Covid-19

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved