Wabah Virus Corona
1 Pasien di Garut Dinyatakan Positif Virus Corona, Pemudik dari Jakarta
Warga di lima kecamatan di Kabupaten Garut diwajibkan Pemkab Garut untuk tinggal di rumah setelah terkonfirmasi satu orang positif Covid-19.
1 Pasien di Garut Dinyatakan Positif Virus Corona, Pemudik dari Jakarta
TRIBUNJATENG.COM, GARUT - Satu pasien di Garut dinyatakan terinfeksi Virus Corona.
Warga di lima kecamatan di Kabupaten Garut diwajibkan Pemkab Garut untuk tinggal di rumah setelah terkonfirmasi satu orang positif Covid-19.
Pemkab juga akan meliburkan Pasar Wanaraja selama dua sampai tiga hari.
• 1 PDP Virus Corona Warga Tegal Meninggal Sepekan Lalu Dinyatakan Positif Covid-19, Ini Kata Dedy Yon
• Nella Kharisma Tersipu Malu Ketika Dory Penabuh Gendang Didi Kempot Akan Nafkahinya dan Anak-anak
• Paru-paru Jadi Incaran Virus Corona, Konsumsi 5 Makanan Ini untuk Menjaga Kesehatannya
• Pria Berbaju Loreng Hadang dan Gebrak-gebrak Mobil Bupati Tulungagung: Anak Saya Tak Bisa Makan!
Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, mengatakan, lima kecamatan tersebut yakni Wanaraja, Karangpawitan, Pangatikan, Sucinaraja, dan Banyuresmi.
Secara geografis, kelima kecamatan itu berdekatan dengan lokasi pasien positif yang diberi kode KC-1.
"Kita akan lebih ketat lagi terutama di lima kecamatan. Jangan dulu keluar rumah.
Paling utama perhatikan pasar.
Dari lima kecamatan hampir semuanya belanja ke pasar itu (Wanaraja). Khawatir (pasar) jadi tempat penularan," ucap Helmi, Selasa (31/3/2020).
Pihaknya juga mengambil kebijakan untuk meliburkan Pasar Wanaraja. Rencananya penutupan dilakukan 2-4 April.
Selama diliburkan, pasar akan disterilisasi dengan penyemprotan disinfektan.
"Selama penyemprotan itu tak boleh terbuka.
Takut kena makanan kan bahaya.
Makanya ditutup untuk putus mata rantai penyebaran.
Mohon masyarakat paham ini," katanya.