Berita Regional
Berkat CCTV, Pencuri HP dan Laptop di Kos-kosan Ini Berhasil Ditangkap, Sempat Dihajar Massa
Pasalnya, video berdurasi 28 detik tersebut memperlihatkan seorang pria dihajar massa setelah ketahuan mencuri ponsel dan laptop.
Berkat CCTV, Pencuri HP dan Laptop di Kos-kosan Ini Berhasil Ditangkap, Sempat Dihajar Massa,
TRIBUNJATENG.COM, MALANG - Nasib apes dialami Wildanar.
Aksinya mencuri HP dan laptop di sebuah kos-kosan terekam CCTV.
Sebuah video amatir mendadak viral di media sosial di Kota Malang, Jawa Timur.
• 1 PDP Virus Corona Warga Tegal Meninggal Sepekan Lalu Dinyatakan Positif Covid-19, Ini Kata Dedy Yon
• Video CCTV Detik-detik Kecelakaan Andre Ditabrak Pengemudi Cantik Mabuk Honda Brio Hingga Tewas
• Nella Kharisma Tersipu Malu Ketika Dory Penabuh Gendang Didi Kempot Akan Nafkahinya dan Anak-anak
• Paru-paru Jadi Incaran Virus Corona, Konsumsi 5 Makanan Ini untuk Menjaga Kesehatannya
Pasalnya, video berdurasi 28 detik tersebut memperlihatkan seorang pria dihajar massa setelah ketahuan mencuri ponsel dan laptop.
Berdasarkan penelusuran TribunJatim.com, diketahui kejadian tersebut terjadi pada Senin (30/3/2020) sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Joyo Raharjo Kelurahan Merjosari, Lowokwaru, Kota Malang.
Kapolsek Lowokwaru, Kompol Rizky Tri Putra, mengatakan, tersangka yang ditangkap oleh warga itu adalah Wildanar (38), warga Desa Tawang Rejo, Wonodadi, Blitar.
"Jadi awal mulanya tersangka mencuri di sebuah kamar kos di daerah tersebut pada Jumat (27/3/2020) siang.
Tersangka mencuri satu laptop merek Samsung tipe NP300E4X dan satu buah ponsel Xiaomi tipe M 15," ujarnya kepada TribunJatim.com, Selasa (31/3/2020).
Korban penghuni kos kemudian segera melaporkan hal itu kepada pihak kepolisian.
"Aksi tersangka terekam CCTV yang ada di dekat tempat kos. Baju dan ciri-ciri tersangka terekam jelas," tambahnya.
Tak berselang lama, pada Senin (30/3/2020) siang, korban tak sengaja melihat seorang pria mirip dengan ciri-ciri tersangka yang terekam CCTV.
Korban pun kemudian mendatangi tersangka sambil menelepon pihak kepolisian.
Korban yang dibantu masyarakat sekitar langsung menangkap tersangka agar tidak kabur.
"Petugas kepolisian langsung bergerak ke lokasi kejadian. Saat digeledah ternyata diketahui ponsel korbannya ada di saku celana tersangka.