Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Limpasan Air Sungai Waridin Banjiri Desa Kebonadem Kendal

Akibat hujan deras di Kendal mulai Rabu (1/4/2020) malam, dua dusun di Desa Kebonadem Kecamatan Brangsong banjir.

Penulis: Saiful Ma sum | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Kepala BPBD Kendal Sigit Sulistyo (kiri) meninjau banjir di Desa Kebonadem Kecamatan Brangsong, Kamis (2/4/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Akibat hujan deras di Kendal mulai Rabu (1/4/2020) malam, dua dusun di Desa Kebonadem Kecamatan Brangsong banjir.

Air memasuki pemukiman di Dusun Malang dan Dusun Kauman pada Kamis pagi akibat limpasan air Sungai Waridin.

Belasan rumah, termasuk sekolah dasar dan taman kanak-kanak kemasukan air dengan ketinggian mencapai 10-40 centimeter.

Dikabarkan Hilang Setelah Ungkap Virus Corona Pertama di Wuhan, Dokter Ai Fen Muncul, Ini Curhatnya

Viral Pria di Solo Bagi-bagi Sembako Kendarai Sedan Mewah, Tukang Becak: Alhamdulillah Pas Sepi

Ardi Bakrie Akui Nia Ramadhani Sering Mengalah Saat Bertengkar Dengannya

MAM Mahasiswa Hajar dan Caci Maki Polisi Bripka Saifuddin Saat Baca Maklumat Kapolri di Warung Kopi

Seorang warga, Latif Izzudin, mengatakan banjir kali pertama di tahun 2020 ini akibat penutup otomatis gorong-gorong di Sungai Waridin rusak.

Jadi air sungai meluap ke pemukiman.

Meski tak terlalu parah, sebagian warga disibukkan  mengevakuasi barang-barang dan membersihkan sisa lumpur banjir.

"Pintu otomatisnya rusak dan juga lumpurnya sudah tinggi.

Berharap pemerintah segera melakukan normalisasi sungai karena sudah lama tidak dikeruk.

Apalagi di sini jadi langganan banjir tiap tahun," terangnya usai bersih-bersih rumah.

Warga lain, Nasir mengatakan, tingginya air di jalanan mencapai 40 centimeter.

Sedangkan air yang masuk ke rumah warga sekitar 10 centimeter.

Ketinggian air tergantung tinggi rendahnya tanah bangunan masing-masing warga.

"Kalau saya bukan soal besar kecilnya banjir, yang ditakutkan jika tidak ada pencegahan.

Terus hujan deras lama lagi bisa banjir lebih parah," katanya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal, Sigit Sulistyo mengatakan, akibat derasnya hujan sejak semalam mengakibatkan banjir di dua tempat.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved