Berita Semarang
Sudaryo Warga Semarang Budidayakan Sawo Meksiko, Ada Calon Pembeli dari Maroko
Sudaryo warga Ngaliyan Semarang membudidayakan sawo meksiko di dua kebun miliknya
Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: abduh imanulhaq
Sawo meksiko atau mamey sapote dibudidayakan Sudaryo warga Ngaliyan Semarang di kebun miliknya
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebagian besar masyarakat Indonesia pasti sudah mengenal buah sawo.
Buah yang memiliki rasa manis dengan tekstur berpasir ini biasanya dijumpai hanya seukuran telur ayam.
Ternyata di Semarang ada sawo berukuran besar.
Bahkan saat matang, ukurannya hampir menyamai buah kelapa.
• Dikabarkan Hilang Setelah Ungkap Virus Corona Pertama di Wuhan, Dokter Ai Fen Muncul, Ini Curhatnya
• Ardi Bakrie Akui Nia Ramadhani Sering Mengalah Saat Bertengkar Dengannya
• Viral Petugas Pemakaman Jenazah Pasien Corona Dilempari Batu oleh Warga
• Ini Cara Mendapatkan Pulsa Token Listrik Gratis dan Diskon 50 Persen dari PLN
Tanaman asal Kuba dan Amerika Tengah termasuk Meksiko ini biasa disebut mamey sapote (Pouteria sapota).
Biasa disebut sawo jumbo atau sawo meksiko.
Di ibukota Jateng ini dibudidayakan oleh Sudaryo, warga Ngaliyan.
Budidaya itu ia lakukan di dua kebun miliknya, masing-masing di Palir Podorejo Ngaliyan dan Pucung, Bambankerep Ngaliyan.
Daryo menuturkan mamey sapote memang memiliki ukuran yang sangat besar dibandingkan sawo pada umumnya.
Saat matang, buah tersebut bisa mencapai seukuran kelapa dengan berat mencapai 3,5 kg.
Ukuran matang terkecilnya sebesar mangga harum manis.
"Dari segi rasa, lebih lezat mamey sapote ini.
Rasanya tidak terlalu manis dibandingkan sawo pada umumnya.
Daging buahnya terasa lembut seperti puding," katanya kepada Tribunjateng.com, Kamis (2/4/2020)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sawo-meksiko.jpg)