Virus Corona Jateng
Wilayah Karimunjawa Ditutup, Hanya Warga Lokal yang Diperbolehkan Masuk Pulau
Selain warga lokal, kapal juga diperbolehkan mengangkut orang dengan keperluan dinas serta keperluan logistik
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Kawasan Karimunjawa ditutup untuk wisatawan atau pengunjung dan warga luar daerah.
Penutupan sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona Covid-19.
Pihak pelabuhan atau Syahbandar dan operator kapal pelayanan ke Karimunjawa juga telah diinstruksikan agar tidak menerima penumpang yang bukan merupakan warga setempat.
"Ya, untuk sementara ini, khusus warga lokal," kata Plt Bupati Jepara, Dian Kristiandi, dalam pesan tertulis kepada Tribun Jateng, Jumat (3/4/2020).
• Promo Superindo 3-5 April 2020, Diskon Akhir Pekan Cuma 3 Hari! Tetap Jaga Jarak saat Belanja
• Setelah 14 Tahun Konflik, Betharia Sonata Menangis Ceritakan Alasannya Minta Maaf pada Willy Dozan
• Resep Dalgona Coffee yang Sedang Viral, Kreasi Kopi dari Korea
• Viral Pria di Solo Bagi-bagi Sembako Kendarai Sedan Mewah, Tukang Becak: Alhamdulillah Pas Sepi
Selain warga lokal, kapal juga diperbolehkan mengangkut orang dengan keperluan dinas serta keperluan logistik.
Pintu masuk ke Karimunjawa dari Jepara yakni Dermaga Pantai Kartini. Penyeberangan dilayani dua kapal yakni Express Bahari dan Siginjai.
Penumpang kapal akan diseleksi dengan diperiksa kartu identitasnya. Jika bukan warga lokal, mereka akan ditolak untuk menaiki kapal.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mendukung langkah penutupan Karimunjawa untuk wisatawan dan warga lokal.
"Iya bagus itu, saya sudah tahu. Pemkab sudah berkoordinasi dengan provinsi, saya minta Kadisporapar (kepala dinas pemuda olahraga dan pariwisata) untuk koordinasi dengan sana karena itu kawasan wisata," jelasnya, baru-baru ini. (mam)