Wabah Virus Corona

Antisipasi Corona, PBNU Imbau Salat Tarawih dan Id di Rumah Masing-masing, Simak Penjelasannya

Dalam surat tersebut, PBNU mengatakan selama masih ada Covid-19, ibadah salat tarawih dan salat Idul Fitri dijalankan di rumah masing-masing

TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Ribuan jemaah mengikuti salat Id 1440H di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang, Rabu (05/06/2019). 

Antisipasi Corona, PBNU Imbau Salat Tarawih dan Id di Rumah Masing-masing, Simak Penjelasannya

TRIBUNJATENG.COM - Sejak kasus pertama covid-19 pada awal Maret lalu berbagai aspek pun terdampak dari merebaknya virus corona ini.

Termasuk dengan kegiatan keagamaan salat jumat.

Namun baru-baru ini Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan imbauan terkait pelaksanaan ibadah di bulan Ramadan.

BWF Belum Beri Kepastian Kualifikasi Olimpiade 2020 dan Jadwal Turnamen yang Ditunda

Sudah Dinyarakan Positif Corona, Wanita Ini Malah Keliling Kota Naik Ojek, Warga Berhamburan

Anggota dan PNS Polri Dilarang Mudik, Humas Polri: Ada Sanksi Bagi yang Melanggar

Najwa Shihab Skakmat Yasonna Laoly soal Napi Koruptor Bebas Dampak Virus Corona: Cek Setya Novanto

Imbauan tersebut untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19).

Imbauan tercantum dalam Surat Edaran bernomor 3953/C.I.034/04/2020 ditandatangani pada 3 April 2020 oleh Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Katib Aam KH Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum KH Said Aqil Siroj, dan Sekretaris Jenderal H A Helmy Faishal Zaini.

Dalam surat tersebut, PBNU mengatakan selama masih ada Covid-19, ibadah salat tarawih dan salat Idul Fitri dijalankan di rumah masing-masing.

"Kepada seluruh pengurus wilayah di bawah naungan Nahdlatul melaksanakan peribadatan wajib dan meningkatkan amaliyah, berupaya taqorrub kepada Allah SWT dengan memperbanyak amalan Sunnah, seperti shodaqoh, membaca Al-Quran, mujahad, menjalankan doa untuk para leluhur, serta berbagai amaliyah dan ibadah lainnya, termasuk menjalankan shalat tarawih selama bulan Ramadhan dan shalat Idul Fitri selama Pandemi Covid-19 di rumah masing-masing," tulis isi surat edaran PBNU yang diterima Tribunnews, pada Sabtu (4/4/2020).

Selain itu, PBNU meminta pengurus cabang Nahdlatul Ulama yang belum membentuk gugus tugas NU peduli COVID-19 segera membentuk Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19.

Hal tersebut mengacu pada Surat Edaran dan Protokol COVID-19 yang sudah ditentukan PBNU.

Halaman
12
Editor: muslimah
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved