Wabah Virus Corona
Sudah Dinyatakan Positif Corona, Wanita Ini Malah Keliling Kota Naik Ojek, Warga Berhamburan
Sudah Dinyarakan Positif Corona, Wanita Ini Malah Keliling Kota Naik Ojek, Warga Berhamburan
Sudah Dinyarakan Positif Corona, Wanita Ini Malah Keliling Kota Naik Ojek, Warga Berhamburan
TRIBUNJATENG.COM - Saat ini virus corona sudah masuk ke Indonesia, banyak orang mulai tertular dengan wabah ini.
Di samping masuk kisah tentang virus corona, ada segelintir kisah tentang orang-orang yang postif virus corona.
Misalnya berikut ini, seorang pasien virus corona mendadak viral lantaran sering bepergian naik ojek.
• Najwa Shihab Skakmat Yasonna Laoly soal Napi Koruptor Bebas Dampak Virus Corona: Cek Setya Novanto
• Pulang dari Bogor, Wahib Tak Bisa Mencium Bau Apapun, Ini Perjuangannya Melawan Corona hingga Sembuh
• Daftar Harga Hp Realme Bulan April 2020 Mulai C2 Hingga Realme 6 Pro
• Promo Superindo 3-5 April 2020, Diskon Akhir Pekan Cuma 3 Hari! Tetap Jaga Jarak saat Belanja
Akibatnya tindakannya itu bikin geger satu kampung.
Melansir Tribun Sumsel, Sabtu (4/4/20), pasien yang dimaksud adalah pasien 09 asal Prabumulih, Sumsel.
Menurut kabar yang tertulis, dia keliling kota naik ojek padahal dinyatakan positif virus corona.
Bukan hanya itu saja, pasien 10 juga disebut pergi ke Grapari yang tak jauh dari rumahnya, membuat petugas mendadak berhamburan menjauh.
Menurut keterangan pada Jumat (3/4/20) kabar soal pasien 09 itu bikin gempar masyarakat Prabumulih, setelah beredar melalui pesan di WhatsApp dan Facebook.
Dalam pesan itu mengatakan pasien 09 di Prabumulih masih naik ojek untuk pergi ke pasar dan ke kawasan Sukajadi di tepat orang tuanya.
"Info (dari IDI Prabumulih, red): Pasien positif no 9 masih beredar keluar rumah siang ini naik ojek ke Sukajadi tempat orangtuanya."
"Ybs tidak diisolasi di RS, bahkan keluar rumah naik ojek. Agar bapak/ibu lebih hati-hati terutama yang menggunakan jasa ojek remasuk saat pesan antar makanan. #JustStayAtHome
Demikian pesan berantai itu menyebutkan pasien 09 masih keluyuran naik ojek.
Menanggapi hal itu Kepala Dinas Kesehatan Pabumulih dr Happy Tedjo angkat bicara, mengatakan pasien 09 memang ingin isolasi dan lebih sehari di rumah orang tuanya.
Dilanjutkan mengapa menggunakan ojek karena mobilnya sedang tidak ada di rumahnya kawasan lingkar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-pasien-virus-corona-naik-ojek.jpg)