Virus Corona Jateng
Inilah Pesan Dua Pasien Positif Corona di Banyumas pada Anda!
Dua pasien positif corona di Kabupaten Banyumas dinyatakan sembuh. Keduanya kini pulang ke rumah masing-masing.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS -- Dua pasien positif corona di Kabupaten Banyumas dinyatakan sembuh. Keduanya kini pulang ke rumah masing-masing.
Setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19, Sagimin (58), dapat kembali ke rumah sementaranya di RT 03 RW 04, Desa Kemiri Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jumat (3/4).
Selain diantar keluarga, Sagimin juga ditemani langsung oleh Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono.
Sagimin sudah dinyatakan sembuh bersama dengan pasien lainnya, yaitu Alfi Sultan (17), pelajar asal Desa Kracak, Kecamatan Ajibarang.
Sehari sebelumnya mereka sempat dijenguk oleh Bupati Banyumas, Achmad Husein.
• Mengintip Penggawa PSIS Semarang Latihan Mandiri selama Jeda Kompetisi
• Tenaga Medis Bertugas 7 Hari, Dikarantina 14 Hari, Bupati Yuni akan Buatkan SK Emban Tugas Negara
• Jawab Tantangan dr Tirta, Youtuber Ini Jual Mobil Buat Donasi, Ini Sosoknya dan Tanggapan dr Tirta
• KABAR TERKINI Virus Corona Jateng: Dari Penolakan Penghuni Rusunawa hingga 2 Pemotor Dilarikan ke RS
Istri Sadimin, Sudiah, mengaku kaget ketika disuruh pindah dari rumah sakit. Ketakutan itu karena takut dipindah ke rumah sakit yang lebih jauh.
"Alhamdulillah kami mendapat pelayanan yang baik dari perawat dan dokter.
Terima kasih kepada Dinas Kesehatan, terima kasih kepada Pemkab Banyumas, yang telah merawat suami saya," imbuhnya.
Kedatangan Sagimin juga sempat disambut warga sekitar rumah. Camat Sumpiuh, Ahmad Suryanto, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompicam), kepala Desa Kemiri, Ketua RT 02 RW 04, Adman, serta beberapa tetangga dan kerabat turut menyambut Sagimin.
Menurut Ahmad Suryanto, penyambutan sengaja dibatasi agar tidak terjadi kerumunan. "Kami sudah sosialisasikan ke warga agar kepulangan pasien, diterima dengan baik. Namun tetap menjaga jarak," kata Suryanto.
Jaga kesehatan
Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono mengatakan, hasil swab yang kedua atas Sagimin dan Alfi negatif Covid-19. Oleh karena itu, kedua pasien sudah tidak membawa virus corona lagi dalam tubuhnya.
"Keduanya juga hanya kemungkinan kecil berpotensi menularkan apapun terkait corona," kata Sadewo.
Sadewo meminta, karena baru sembuh agar tetap menjaga kesehatan dan mematuhi anjuran dokter. Karena orang yang baru sembuh membutuhkan fase pemulihan atau istirahat agar kesehatannya bisa pulih seperti sedia kala.
"Pokoknya kalau menurut anjuran dokter, insyaaallah sembuh. Jangan ngeyel, turuti aturan pemerintah, agar semua berjalan lancar dan corona segera hilang," kata Sadewo).
Husein Rangkul Sagimin dan Alfi
KABAR kesembuhan dua pasien positif Covid-19 disampaikan Bupati Banyumas, Achmad Husein,Kamis (2/4).
Kedua pasien itu adalah Sagimin (58), warga Desa Kemiri, Kecamatan Sumpiuh, dan Alfi Sultan (17), warga Desa Kracak, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas.
Alfi Sultan, yang berstatus sebagai pelajar, menceritakan awal mula merasakan sakit.
Dia bercerita jika rasa sakit itu muncul sehari setelah pulang dari Bali, yaitu selepas mengikuti study tour. Kala itu badannya langsung drop.
"Sakitnya ketika pulang dari Bali langsung drop, panas, batuk. Sampai hari keduanya lalu ke rumah sakit dan diinfus dengan paracetamol, panasnya sembuh tapi batuknya baru sembuh sekira empat hari," ujarnya.
Sementara itu, Sagimin yang sebenarnya tinggal di Bekasi merasakan sakit dengan gejala-gejala seperti demam hingga kepala panas.
"Saya rasanya itu demam, kepala panas, tangan dingin, kaki dingin dan dada terasa sakit," ungkapnya.
Sementara itu, Husein mengatakan, selama menjalani pengawasan dan karantina, Sagimin dan Alfi diisolasi di tempat khusus yang dirahasiakan oleh Pemkab Banyumas. Dalam masa isolasi itu, keduanya dalam kondisi sehat.
"Setelah dilakukan tes swab secara berulang kedua pasien itu dinyatakan negatif Covid-19," kata Husein, dalam siaran video, Kamis (2/4).
Dia berpesan, agar masyarakat mengerti bahwa yang tadinya positif kemudian negatif itu artinya sudah sembuh dan tidak ada virusnya dalam dirinya.
Dia menekankan kepada masyarakat bahwa kedua pasien itu sudah sembuh dan tidak berbahaya.
"Tolong masyarakat kembali menerima dan jangan diasingkan apalagi disingkirkan. Ini mereka malah lebih sehat ketimbang yang belum kena," kata Husein.
Sebagai bentuk kehati-hatian, Husein juga meminta kedua pasien tetap memakai masker, dan bergaul seperti biasa. Dia sudah mengunjungi secara langsung kedua pasien tersebut dan sempat makan kue bersama.
"Saya berani menyentuh dan merangkul karena keduanya sudah negatif. Bahkan saya lebih takut dengan yang belum dinyatakan negatif," tandasnya.
Keberanian Husein itu adalah ingin menunjukkan kepada masyarakat supaya kedua pasien itu tidak ditakuti.
Dia mengatakan, untuk kepulangan dua pasien ke rumah sedang direncanakan.
"Perlu penciptaan kondisi sekitar tempat tinggal terlebih dahulu. Apabila masyarakat sudah menerima akan segera diantar pulang," katanya.
Dalam kesempatan terpisah, Direktur RSUD Banyumas, dr Dani Esti Novia, mengatakan bahwa kedua pasien tersebut sudah sembuh. "Iya sudah sembuh," katanya singkat. (jti)
• Mayat Wanita Bertato RAM-RUL Dalam Karung Terungkap, Ternyata Rusnah Dibunuh Suami karena Cemburu
• Najwa Shihab Terharu, Ini Fakta di Balik Video Pak Ojol Lindungi Pesanan dari Semprotan Disinfektan
• BERITA LENGKAP: Syekh Puji Bantah Nikahi Bocah 7 Tahun. Tapi Inilah Temuan Komnas PA
• FAKTA-FAKTA Mayat Tergeletak di Halaman Masjid Dibiarkan Terguyur Air Hujan Tunggu Petugas Pakai APD
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sagimin-pulang-ke-sumpih-banyumas.jpg)