Breaking News:

Wabah virus Corona

Dokter dan Perawat Trauma Ratusan Rekannya Meninggal karena Corona: Kami Bertanya Siapa Berikutnya

Dokter dan Perawat Trauma Ratusan Rekannya Meninggal karena Corona: Kami Bertanya Siapa Berikutnya

Editor: muslimah
(AFP/PAOLO MIRANDA)
Sekelompok perawat yang mengenakan pakaian pelindung diri, berpose bersama sebelum bekerja untuk shift malam mereka di Rumah Sakit Cremona, tenggara Milan, Lombardy, Italia, Jumat (13/3/2020). Selama diberlakukannya lockdown di Italia terkait meledaknya penyebaran virus corona di negara tersebut, sosok para tenaga medis banjir dukungan atas dedikasi mereka yang menjadi pahlawan dalam menangani serbuan pasien corona. 

Dokter dan Perawat Trauma Ratusan Rekannya Meninggal karena Corona: Kami Bertanya Siapa Berikutnya

Ini Kisah sedih petugas kesehatan di Italia

TRIBUNJATENG.COM - Para dokter dan perawat di Italia mengalami trauma setelah lebih dari 100 rekan sejawat mereka meninggal karena virus corona.

Di tengah duka yang dirasakan, tim medis berusaha tetap bertugas secara profesional setelah banyak kolega mereka terpapar dan harus dikarantina.

Lebih dari 12.000 pekerja kesehatan di Italia positif terinfeksi virus corona, seperti dilaporkan Sky News Senin (6/4/2020).

Konveksi di Kebutuhjurang Banjarnegara Banting Setir Buat APD karena Wabah Virus Corona

Update Terkini Pasien Corona di Semarang Bikin Prihatin, Wali Kota Hendi: Jangan Ngeyel

Terungkap, Pihak Keluarga yang Pertama Laporkan Syekh Puji Nikahi Bocah 7 Tahun, KPA: Ada Sakit Hati

Kabar Gembira di Tengah Pandemi Corona, Pemerintah Umumkan Aturan Tentang THR, Simak Selengkapya

Di salah satu rumah sakit di Brescia, kawasan Lombardy, lebih dari 300 staf medis di sana terpapar virus bernama resmi SARS-Cov-2 itu.

Wali Kota Emilio Del Bono meminta bantuan setelah ruang perawatan intensif Spedali Civili harus dikosongkan.

Sebab, mereka kekurangan staf yang sehat.

Kepada Sky News, Direktur Unit Penyakit Menular Spedali Civili, Profesor Francesco Castelli, mengungkapkan tekanan psikologis yang mereka terima.

"Kami sampai bertanya siapa berikutnya (terinfeksi).

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved