Virus Corona Jateng
Update Corona 7 April 2020 di Jateng, DIY, DKI Jakarta, Jabar, Jatim hingga Bali
Update corona 7 April 2020 Jateng dan seluruh provinsi di Indonesia hingga pukul 06.27 WIB, tercatat hingga mencapai 2,491 kasus virus corona.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai bagian dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 memastikan bahwa penelitian dan pengembangan vaksin Corona atau SARS-CoV-2 di Indonesia setidaknya memerlukan waktu minimal satu tahun.
Kecuali apabila sudah ada vaksin yang telah dikembangkan di luar negeri sebelumnya sehingga kemudian bisa diproduksi di Indonesia.
Hal itu sebagaimana pernyataan Menristek BRIN Bambang Brodjonegoro usai bertemu Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Doni Monardo di Kantor Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Senin (6/4/2020).
“Bagaimana obat dan vaksin? Ini jangka menengah panjang. Untuk vaksin, misalkan kira-kira dibutuhkan paling tidak satu tahun minimal,” terang Menristek BRIN Bambang.
Selain vaksin, Tim Konsorsium COVID-19 juga sedang fokus mengembangkan suplemen untuk menjaga imunitas tubuh yang dibuat dari berbagai bahan baku di Indonesia.
Kemudian, tim juga mengembangkan pengkajian obat COVID-19, salah satunya pil kina yang memiliki kesamaan dengan Chloroquine, obat malaria.
“Mudah-mudahan dengan pengujian ini ada sesuatu barangkali berkontribusi pada pengobatan COVID-19,” harapnya. ( Tribunjogja.com )
Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul UPDATE TERAKHIR Jumlah Pasien Virus Corona DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jateng, Yogyakarta
• Forum Guru Hidar Amaruddin: Toleransi, Semangat, dan Kerja Sama yang Kita Butuhkan
• Kronologi Ayah Rachel Vennya Lakukan Penipuan Endorse, Gunakan Nama Anak
• Harga Emas Antam di Semarang Hari Ini Rp 976 Ribu Per Gram, Naik Rp 32.000 di Tengah Corona
• DPRD Minta Penjelasan Penanganan Virus Corona di Kabupaten Pekalongan