Sabtu, 9 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Purbalingga

Diduga Epilepsinya Kambuh saat Memancing, Sefanus Ditemukan Tak Bernyawa di Mengambang Sungai

Seorang pria bernama Sefanus Bangun Sudesi (22) warga Desa Cipawon, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga ditemukan meninggal dunia di sungai.

Tayang:
Editor: muh radlis
IST
Olah TKP penemuan jenazah korban Sefanus Bangun Sudesi (22) warga Desa Cipawon, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga. 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Seorang pria bernama Sefanus Bangun Sudesi (22) warga Desa Cipawon, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga ditemukan meninggal dunia di sungai.

Korban ditemukan oleh warga di Sungai Onggok wilayah Desa Kedungjati, Kecamatan Bukateja, Selasa (7/4/2020) malam.

Kapolsek Bukateja AKP Agus Triyono mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Tarmudi (63) warga Desa Penaruban, Kecamatan Bukateja.

Seorang Anggota Polisi Positif Corona di DIY, Riwayat Ke Jakarta dan Mampir Rumah Makan

Obat Sembuh Virus Corona Ala Ori Kurniawan: Makan Terlur Rebus & Berjemur

Beri Masker dan Uang, Baim Wong Menangis Didoain Pengemis: Buat Makan Ya Bu

Armand Maulana Lelang Sepatu yang Hanya Ada Satu di Dunia untuk Bantu Korban Virus Corona

Saat itu, saksi sedang mencari keberadaan korban yang sebelumnya pergi memancing di Sungai Onggok.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, sebelum kejadian korban mengambil alat pancing dan cacing pakan ikan di rumah Tarmudi sekitar pukul 15.00 WIB.

Satu jam kemudian Tarmudi menyusul ke sungai namun tidak menemukan keberadaannya.

"Saat dilakukan pencarian bersama warga akhirnya korban ditemukan menjelang malam namun dalam kondisi sudah meninggal dunia terapung di sungai.

Atas peristiwa tersebut warga melaporkan kejadian ke Polsek Bukateja," jelas kapolsek.

Anggota Polsek Bukateja bersama Inafis Polres Purbalingga yang datang kemudian melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi Kemudian bersama petugas medis dari Puskesmas Bukateja melakukan pemeriksaan jenazah korban.

Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban.

Ditemukan luka lecet di pelipis dan bibir bagian bawah.

Saat ditemukan mayat sudah dalam kondisi kaku.

"Berdasarkan keterangan pihak keluarganya, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi.

Diduga saat memancing epilepsinya kambuh dan korban tercebur ke sungai tanpa diketahui orang hingga meninggal dunia," kata kapolsek.

Setelah dilakukan pemeriksaan kemudian jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved