Jumat, 24 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Sragen

Parno Tukang Becak Sragen Senang Terima Paket Sembako dari Bupati, Ada Beras dan Telur

Pemerintah Kabupaten Sragen terus berupaya membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Petugas BPBD Kabupaten Sragen memberikan sembako kepada penerima bantuan, Kamis (9/4/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Pemerintah Kabupaten Sragen terus berupaya membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Setelah memberikan diskon kepada pelanggan PDAM, pemda membagikan 1.613 paket sembako.

Paket sembako bagi masyarakat kurang mampu ini diberikan dengan sistem drive thru di kawasan Rumah Dinas (rumdin) Bupati Sragen.

Janda Ini Kaget Saat Cek Calon Suaminya di Kodim Pemalang, Tidak Ada Nama Kapten Rendi

HEBOH Donald Trump Presiden AS Bikin Keputusan Teken Perintah Eksekutif untuk Menambang Bulan

Kisah Asmara Siswi SMP dan Duda Terbongkar karena Chat WA, Isi Chatnya Bikin Murka Keluarga

Promo Alfamart Akhir Pekan 9-12 April 2020, Minyak Goreng hingga Biskuit, Ini Daftar Lengkapnya

Dari pintu masuk rumdin, penerima sembako berhenti untuk menjalani cek suhu tubuh terlebih dulu.

Setelah itu berlanjut diberi masker bagi yang belum menggunakan masker.

Setelah  menggunakan masker, mereka memberi kupon yang ditukarkan dengan paket sembako berupa beras 5 kilogram dan setengah kilogram telur.

Pembagian sembako yang merupakan program Jaring Pengaman Sosial ini dipimpin langsung Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Wakil Bupati Dedy Endriyatno.

Bupati Yuni mengatakan bantuan paket sembako ini merupakan bantuan yang dihimpun dari Corporate Social Responsibility (CSR), rekening Sragen Peduli, dan iuran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Sragen.

"Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia tidak hanya mengancam kesehatan masyarakat, tetapi juga sosial dan ekonomi.

Banyak masyarakat pekerja harian mendapatkan kesulitan karena menurunnya pemasukan.

Bantuan ini untuk meringankan beban masyarakat,” jelasnya.

Yuni bersyukur bahwa masyarakat Sragen punya kesamaan pandangan bahwa perlu kerja sama untuk meringankan beban warga yang terdampak wabah virus Corona yang mengakibatkan kondisi ekonomi yang lesu.

“Pembagian sembako bagi masyarakat kurang mampu ini sebagai wujud kepedulian sesama dari teman-teman ASN, pengusaha dan beberapa pihak yang ingin membantu beban masyarakat kecil," lanjut Yuni.

Selain itu, Pemkab Sragen sudah menganggarkan untuk jaring pengaman sosial, yang nantinya digunakan membantu warga yang mengalami kesulitan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

"Wujudnya bantuan sembako bagi warga terdampak.

Terutama bagi warga miskin berdasarkan BDT (Basis Data Terpadu) kita ada sekitar 200 ribuan warga," terangnya.

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) hanya 60 ribu orang yang mendapatkan, pihaknya berharap ada tambahan kuota sebanyak 5 ribu orang sehingga 65 ribu orang akan bisa tercover dengan BPNT untuk diberikan sembako.

Selain itu dampak Covid-19 bagi para pekerja yang kena PHK, PKL dan UMKM mikro, Pemkab akan menyikapi dan segera memberikan solusi terbaik bagi mereka.

Bantuan sembako tersebut sangat disyukuri oleh, Parno (57) seorang tukang becak.

"Saya sangat senang hari ini bisa membawa pulang beras lima kilogram, ora nempur (tidak membeli beras).” ungkapnya dengan wajah sumringah.

Parno yang terbiasa mangkal di depan terminal lama itu sangat merasakan imbas dari Pandemi Covid-19 ini.

Ia mengungkapkan dampak setelah adanya Covid-19 ini sangat dirasakan olehnya dan teman seprofesi. Pemasukannya sehari-hari juga berkurang.

“Bersyukur sekali, karena adanya Corona ini tidak ada penumpang sama sekali.

Kadang tidak ada uang untuk dibawa pulang.

Terima kasih pemerintah sudah peduli rakyat kecil," tandasnya. (uti)

Tak Mau Jalani Karantina 14 Hari, 2 Pemudik Tiba di Solo Pilih Balik Lagi ke Cirebon dan Surabaya

Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun Agus Ayah Dory Harsa Meninggal, Beberapa Artis Ucapkan Belasungkawa

Fakta di Balik SA Tipu Driver Ojol Mulyono, Pelaku Ditolak Keluarga dan Kini Dikarantina di Solo

Ini Tips Para Ahli Untuk Meningkatkan Imun Tubuh Saat Penyebaran Virus Corona

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved