Breaking News:

Berita Solo

Tak Mau Jalani Karantina 14 Hari, 2 Pemudik Tiba di Solo Pilih Balik Lagi ke Cirebon dan Surabaya

Dua pemudik yang tiba di Solo tidak mau menjalani karantina. Keduanya lantas memilih untuk kembali ke tempat asal pemberangkatan.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: galih permadi
TribunSolo.com/Ryantono Puji
Posko Karantina Covid-19 di Graha Wisata Niaga Sriwedari, Jalan Slamet Riyadi, Kota Solo yang sudah siap digunakan, Selasa (7/4/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Dua pemudik yang tiba di Solo tidak mau menjalani karantina.

Keduanya lantas memilih untuk kembali ke tempat asal pemberangkatan.

Kedua pemudik tujuan Solo itu datang dari Cirebon dan Surabaya.

Janda Ini Kaget Saat Cek Calon Suaminya di Kodim Pemalang, Tidak Ada Nama Kapten Rendi

Fakta di Balik SA Tipu Driver Ojol Mulyono, Pelaku Ditolak Keluarga dan Kini Dikarantina di Solo

Bukan dari China, Peneliti Ungkap Darimana Asal Virus Corona yang Menyebar di Kota New York

TNI-Polri Tangkap Pemasok Sembako KKB Papua, Ternyata Juga Penyelundup Amunisi

Keduanya menggunakan kereta api untuk sampai ke Solo dan turun di Stasiun Balapan.

"Masing-masing datang dari Cirebon menggunakan kereta Ranggajati, dan yang dari Surabaya menggunakan kereta Sancaka.

Mereka tiba hari ini," kata Koordinator Lapangan Penjemputan Pemudik di Stasiun Balapan, Henry Satya, Kamis (9/4/2020).

Henry mengatakan, setiap pemudik yang tiba di Kota Solo, termasuk tiba di Stasiun Balapan, menjalani pendataan.

Kedua pemudik itu yang tiba di Stasiun Balapan lantas dibawa bus untuk dilakukan cek kesehatan.

Keduanya dibawa ke Graha Wisata untuk menjalani karantina selama 14 hari.

"Kedua  pemudik itu KTP-nya beralamat Surakarta semua.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved