Wabah Virus Corona

Balita PDP Corona Usia 11 Bulan Meninggal, Gugus Tugas Telusuri Riwayat Kontak

Seorang PDP corona berusia 11 bulan dan seorang positif corona meninggal di RSUD Bahteramas

Editor: m nur huda
(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
ILUSTRASI - Petugas pemakaman membawa peti jenazah pasien suspect virus corona atau Covid-19 di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat, Kamis (26/3/2020). Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan dua tempat pemakaman umum (TPU) untuk memakamkan pasien terjangkit virus corona (Covid-19) yang meninggal dunia, yakni di TPU Tegal Alur di Jakarta Barat dan TPU Pondok Ranggon di Jakarta Timur. Jenazah yang dapat dimakamkan di sana, yakni yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dan berstatus positif terjangkit virus corona.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG) 

Seorang PDP corona berusia 11 bulan dan seorang positif corona meninggal di RSUD Bahteramas

TRIBUNJATENG.COM - Seorang pasien positif corona atau Covid-19 dan satu pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas.

Hal itu dibenarkan juru bicara Gugus Tugas Pecepatan Penanganan Covid-19 Sulawesi Tenggara (Sultra) La Ode Rabiul Awal.

"Yang pasti yang meninggal pasien terkonfirmasi positif baru satu," kata Wayong sapaan akrab La Ode Rabiul Awal dihubungi melalui WhatsApp, Sabtu (11/4/2020), sebagaimana dilansir dari Kompas.com.

Wayong menjelaskan, pasien positif corona atau Covid-19 berusia 35 tahun itu dirujuk dari Rumah Sakit Santa Anna Kendari.

Update Corona 11 April di Indonesia: Pasien Sembuh Tambah Jadi 286 Orang, Total Ada 3.842 Kasus

Misteri Suara Dentuman Dikira Gunung Anak Krakatau, Mbah Rono: Terus Terang Saya Tidak Tahu

Live Streaming Malam Paskah 2020 Sabtu Suci Keuskupan Agung Semarang Malam Ini Pukul 19.00 WIB

Luhut Pandjaitan Terpukul Anaknya Menangis Lihat Dia Masuk Kamar: Uli Tidak Kenali Saya

Pasien Positif Virus Corona Bohong saat Diperiksa, Akibatnya 76 Pegawai RSUD Purwodadi Harus Dites

Tim medis RS Santa Anna Kendari telah mengambil sampel cairan tenggorokan pasien itu pada 6 April 2020.

Pada Jumat (10/4/2020), pasien itu dirujuk ke RSUD Bahteramas Kendari pada pukul 13.00 WITA.

Hasil uji laboratorium pasien itu keluar pada Jumat, sekitar pukul 17.00 WITA.

Pasien itu dinyatakan positif Covid-19. Namun, tak beberapa lama menjalani perawatan di RSUD Bahteramas Kendari, pasien itu meninggal.

"Hari ini pukul 02.00 WITA meninggal dunia," kata Wayong.

Wayong mengatakan, pasien itu memiliki riwayat penyakit ginjal."

Pasien itu dimakamkan berdasarkan standar operasional prosedur penanganan pasien positif virus corona baru yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Dimakamkan di TPU Kendari," kata Wayong.

PDP Bayi meninggal

Sementara itu, seorang PDP corona berusia 11 bulan meninggal di RSUD Bahteramas pada Jumat, sekitar pukul 20.30 WITA.

Wayong membenarkan informasi itu.

"Yang bayi, sampai kemudian meninggal masih status PDP," kata Wayong.

Bayi tersebut juga dimakamkan dengan standar operasional prosedur penanganan pasien positif Covid-19 yang ditetapkan WHO.

Hingga saat ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sultra masih melacak riwayat kontak dua pasien yang meninggal tersebut. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "1 Pasien Positif Covid-19 dan 1 PDP Berumur 11 Bulan Meninggal di Kendari"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved